Gedung terminal yang mengusung konsep perpaduan modernitas dan kearifan lokal ini menjadi magnet bagi para pejabat negara yang melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Rombongan pimpinan MPR RI menjadi salah satu yang terkesan dengan progres fisik bandara tersebut.
Saat melintas menuju KIPP, para pimpinan lembaga tinggi negara ini menyempatkan diri berhenti sejenak untuk mengagumi estetika bangunan yang diproyeksikan menjadi gerbang udara utama tamu negara.
Plt Kepala Bandara Internasional Nusantara IKN, Imam Alwan, mengonfirmasi kunjungan singkat tersebut.
Menurutnya, daya tarik utama yang membuat rombongan pimpinan MPR berhenti adalah desain gedung terminal yang dinilai sangat representatif sebagai ikon baru IKN.
"Tadi beliau-beliau minta foto di depan terminal, katanya ikonik. Tidak ada agenda formal, tadi hanya holding sebentar untuk foto-foto dan ke toilet, kemudian langsung berangkat ke KIPP," ujar Imam, kepada Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Spesifikasi dan Progres Teknis
Bandara Internasional Nusantara dirancang dengan standar teknis tinggi guna melayani pesawat berbadan lebar.
Secara spesifik, fasilitas ini memiliki landas pacu atau runway sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter.
Luas gedung terminal mencapai 7.350 meter persegi yang mampu menampung aktivitas VVIP dan tamu kenegaraan secara eksklusif.
Pembangunan infrastruktur udara ini menjadi bagian dari strategi percepatan aksesibilitas IKN.
Keberadaannya diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dari Jakarta menuju Nusantara secara signifikan dibandingkan harus melalui Balikpapan atau Samarinda.
Kepastian Regulasi melalui Perpres
Meski secara fisik bangunan sudah terlihat megah, status operasional dan komersialisasi bandara ini masih menunggu payung hukum yang pasti.
Saat ini, skema pengelolaan dan status final bandara tersebut tengah digodok di level pemerintah pusat.
Imam menjelaskan, bahwa proses administratif untuk melegalkan operasional bandara terus berjalan di balik layar.
Otorita IKN telah menyusun draf regulasi yang akan menentukan tata kelola bandara ke depan.
"Draft Peraturan Presiden (Perpres) sudah diajukan oleh Otorita IKN kepada Presiden melalui Sekretariat Negara (Setneg)," pungkas Imam.
https://ikn.kompas.com/read/2026/04/20/154249387/pimpinan-mpr-terpikat-desain-ikonik-bandara-internasional-nusantara-ikn