Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Danis Hidayat Sumadilaga, Dirigen di Balik Orkestrasi Infrastruktur IKN

Kompas.com, 14 April 2024, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - "Ini bukan kerja Bandung Bondowoso. Ini kerja tim yang penuh perencanaan matang, dengan pelaksanaan yang terukur, sistematis, bertahap, berkelanjutan, benar dan baik. Tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu".

Demikian Danis Hidayat Sumadilaga dalam perbincangan khusus bersama Kompas.com, saat menanggapi pernyataan Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya.

Jaka mengibaratkan pembangunan IKN yang berlangsung cepat mirip Bandung Bondowoso, legenda pembuat 1.000 candi dalam semalam.

Baca juga: Pekerja IKN Kembali 15 April, Pembangunan Dipastikan Sesuai Jadwal

Sejak ditunjuk sebagai Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Tahun 2021 sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR Nomor 1419/Kpts/M/2021 tentang Satuan Tugas Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis menjadi sosok sentral yang menyita perhatian publik.

Dialah dirigen di balik orkestrasi besar yang melibatkan banyak disiplin ilmu, ahli dan pakar lintas sektor, ratusan entitas badan hukum pelaksana konstruksi, puluhan ribu tenaga kerja, serta penerapan teknologi dan inovasi mutakhir yang mendukung terwujudnya infrastruktur IKN.

Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat SumadilagaKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat Sumadilaga
Menganyam nada-nada yang berbeda pada setiap orang yang terlibat di dalam pembangunan infrastruktur IKN menjadi sebuah harmoni, bukanlah pekerjaan mudah.

Diperlukan jiwa besar, komitmen, kerja keras, teladan, ketegasan, visioner, dan mau menerima masukan dan kritikan.

Baca juga: Selain Taksi Terbang Hyundai, Kereta Otonom Norinco China Juga Akan Uji Coba di IKN

Itulah Danis, yang jika berhadapan dengan siapa saja yang bertemu muka dengannya selalu tersenyum seraya tak lupa bertegur sapa.

Penjelasan Danis yang runut, detail, dan terstruktur, selalu dinanti oleh awak media untuk mengabarkan kembali kepada pembaca tentang perkembangan terkini pembangunan infrastruktur IKN yang hingga Maret 2024 menelan dana sekitar Rp 71,8 triliun.

Danis yang berdarah bangsawan Sunda, sejatinya bukan orang baru di jajaran elite Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Dia adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya periode 2018-2020 sebelum digantikan oleh Diana Kusumastuti.

Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat SumadilagaKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Ketua Satgas Pelaksanaan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat Sumadilaga
Bahkan, saat menjabat Dirjen Cipta Karya, Danis yang rendah hati, dan egaliter ini sempat menjadi Ketua Pelaksana Sayembara Desain Ibu Kota Baru pada 2019 lalu.

Alumnus Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) kelahiran Jakarta itu pun sempat menempati posisi sebagai komisaris pada perusahaan konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. hingga awal 2021.

Baca juga: Progres Kantor Kemenko di IKN Lebih dari 50 Persen, 14 Tower Tuntas Agustus

Danis mendapat gelar master dari The University of South Wales pada 1990. Ia juga menyandang gelar doktor dari Universitas Indonesia pada tahun 2016. 

Danis juga tercatat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2018-2021, dan Ketua Umum PII 2021-2024.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau