Penulis
"Transfer pengetahuan dan teknologi ini termasuk pendidikan dan pelatihan yang diadakan per tahun, pembangunan pusat riset atau pusat pengembangan teknologi, pembangunan pabrik produksi. Masing-masing memiliki bobot penilaian berbeda-beda dalam sistem evaluasi," papar Ali.
OIKN akan menilai secara kuantitatif kontribusi pada kriteria transfer pengetahuan dan teknologi ini karena ke depan Indonesia diharapkan dapat memiliki kemampuan dan kapasitas produksi untuk produk teknologi tinggi.
Sementara untuk pusat riset atau pusat pengembangan teknologi dapat dikembangkan bersama universitas di Indonesia.
"Sedangkan untuk pembangunan pabrik produksi dapat bekerjasama dengan perusahaaan swasta nasional," tuntas Ali.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.