Penulis
Kepala Seksi BPPW Kalimantan Timur Alfrits Makalew menambahkan, sisa pekerjaan Istana Negara dan Lapangan Upacara akan digeber sehingga mencapai target 95 persen saat pelaksanaan upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI.
"Kami menambah jumlah mandor, pekerja, dan juga jam kerja menjadi tiga shift masing-masing delapan jam," cetus Alfrits.
Baca juga: Terencana dan Terukur, Pembangunan IKN Tahap I Tuntas 2024
Saat ini, menurut Alfrits, pekerjaan Lapangan Upacara menyentuh level finishing, tinggal dilaksanakan pemadatan kali kedua hingga rata.
Kemudian pekerjaan Istana Negara mencakup sentuhan interior, pemasangan marmer, elemen-elemen dekoratif yang merepresentasikan kekayaan seni dan budaya Nusantara, serta sejumlah pekerjaan craftmanship lainnya.
"Untuk pekerjaan interior desainnya sangat unik, banyak pekerjaan sentuhan ukiran, cukup detail dalam hal kualitas. Ada beberapa ruangan yang dibutuhkan saat upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI nanti dan harus bisa digunakan," tuntas Alfrits.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang