Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembangunan Jalan Sumbu Barat Selesai, Kereta Otonom di IKN Diuji Coba Agustus

Kompas.com - 04/06/2024, 15:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, uji coba Autonomous Rail Transit (ART) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dapat dilakukan Agustus 2024 seiring telah selesainya pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat.

Hal ini disampaikan saat Budi saat meninjau lokasi pembangunan kereta otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) di IKN, Senin (3/6/2024).

“Terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah menyelesaikan pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, salah satunya jalur ART. Insya Allah, dengan jalur yang sudah ada, ART bisa diuji coba pada Agustus nanti,” ujarnya.

Baca juga: Jokowi Resmikan Pusat Persemaian Mentawir, Hijaukan IKN

Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat memiliki jalur lalu lintas sebanyak enam jalur, dengan satu lajur khusus bus dan ART. Menurutnya, jalan yang sudah selesai dibangun ini punya tekstur yang sangat halus.

“Aspal di Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat ini sangat halus dan punya kelenturan yang luar biasa. Hal ini tentu akan membuat nyaman para pengendara dan penumpang yang melintas,” terang Menhub.

Budi Karya juga menuturkan, IKN dirancang sebagai kawasan yang menerapkan konsep kota cerdas berlandaskan prinsip hijau dan berkelanjutan.

Kehadiran ART di IKN sejatinya sesuai dengan prinsip tersebut. Sebab, mampu meningkatkan efisiensi serta keamanan dalam bermobilitas, dan tak kalah penting ramah lingkungan.

“ART dioperasikan menggunakan baterai yang disubstitusikan dengan marka jalan dan magnet. Alhasil, kendaraan ini ampuh untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi,” kata Menhub.

Budi Karya pun berharap IKN dapat menjadi pelopor kota berbasis transportasi cerdas di tanah air. 

"Semoga IKN bisa menginspirasi kota-kota lain di Indonesia dalam hal mengembangkan transportasi cerdas,” tuntas Budi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com