Penulis
MJO pertama kali ditemukan pada awal tahun 1970-an oleh Dr Roland Madden dan Dr Paul Julian ketika mereka mempelajari pola angin dan tekanan tropis.
Mereka sering melihat osilasi angin yang teratur (didefinisikan berdasarkan penyimpangan rata-rata) antara Singapura dan Pulau Canton di bagian barat tengah khatulistiwa Pasifik (Madden dan Julian, 1971; 1972; Zhang, 2005).
Baca juga: Demi Target Penyediaan Air Minum IKN, Anak Buah Basuki Kerja hingga Dini Hari
MJO terdiri dari dua bagian, atau fase. Bagian satu adalah fase peningkatan curah hujan (atau konvektif) dan yang lainnya adalah fase curah hujan yang ditekan.
Aktivitas MJO yang kuat sering kali membedah planet ini menjadi dua bagian: separuhnya berada dalam fase konvektif yang ditingkatkan dan separuhnya lagi berada dalam fase konvektif yang tertekan.
Kedua fase ini menghasilkan perubahan awan dan curah hujan yang berlawanan dan merambat ke arah timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang