Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Demi Target Penyediaan Air Minum IKN, Anak Buah Basuki Kerja hingga Dini Hari

Kompas.com, 13 Juli 2024, 12:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah melakukan commissioning atau uji coba jaringan air di IKN.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengatakan commissioning mulai dilakukan pada 10 Juli 2024.

Guna memastikan jaringan air lancar mengalir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Satgas IKN bekerja siang malam hingga dini hari.

"Ini sekarang Waktu Indonesia Tengah, itu hampir jam 03.00 WITA, tanggal 11 Juli 2024, kita mulai di sini dari tadi sekitar jam 22.00 WITA. Kita sekarang ada di lokasi Instalasi Pengolahan Air Bersih di Intake Sepaku," ujar Danis, dikutip dari unggahan video di akun Youtube Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur, Sabtu (13/7/2024).

Dijelaskan bahwa commissioning test terdiri dari tiga tahap. Pertama adalah dry test dan wet test.

Tujuannya adalah untuk uji alir di pompa distribusi. Setelah dry test, akan dilanjutkan dengan wet test yang bertujuan untuk mengecek debit air dan tekanan pompa.

Baca juga: Basuki Kasih Bocoran Harga Tanah di IKN, Sekitar Rp 400.000-Rp 800.000

Tahap kedua adalah pengujian keandalan unit pengolahan di sistem Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas pengolahan 150 liter per detik menuju unit clearwell berkapasitas 2.000 meter kubik.

Tahap tiga adalah pengujian lengkap di Sistem Penyediaan Air Minum. Air minum hasil pengolahan dari IPA Sepaku akan dialirkan melalui pipa transmisi air minum menuju reservoir induk berkapasitas 12.000 meter kubik.

"Dan selanjutnya ada rangkaian-rangkaian commissioning tahap dua dan tahap tiga. Kita harapkan pada pertengahan bulan Juli, semua tahapan commissioning ini selesai. Sehingga, Insya Allah, air untuk di IKN bisa terdistribusi pada minggu kedua bulan Juli 2024," tuntas Danis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau