Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Basuki dan Raja Juli Berpose di Lapangan Upacara IKN Berlatar Garuda Raksasa

Kompas.com, 20 Juli 2024, 17:20 WIB
Add on Google
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dan Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni nampak berpose di Lapangan Upacara IKN.

Video berdurasi 1 detik tersebut diunggah oleh Raja Juli melalui akun Instagramnya @rajaantoni pada Sabtu (20/7/2024).

Dalam video tersebut, nampak Basuki dan Raja Juli berpose senada dengan menyilangkan tangan di depan dada dilengkapi dengan senyum sumringah.

Di belakang mereka, nampak Kantor Presiden IKN berbentuk burung garuda raksasa yang megah.

Sehari sebelumnya, Raja Juli juga mengunggah Instagram Stories yang menunjukkan dirinya dan Basuki bersama jajaran tiba di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pada Jumat (19/7/2024) sore.

Sementara dilansir dari unggahan Instagram Stories IKN @ikn_id, diketahui bahwa Basuki dan Raja Juli melakukan tinjauan langsung kesiapan jaringan air di IKN pada Jumat malam.

Baca juga: EKSKLUSIF, Ini Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai, Mengudara 29 Juli

Titik pertama yang dikunjungi adalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Intake Sepaku.

Dalam video tersebut, nampak Basuki dan Raja Juli tiba di lokasi pada malam hari. Keduanya juga ditemani oleh Ketua Satgas Pelaksaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga beserta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta OIKN.

Basuki yang juga menjabat sebagai Menteri PUPR ini nampak memberikan pengarahan kepada para staf, sebelum bergegas ke titik kedua yakni Rumah Pompa Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Di titik kedua, nampak hadir Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Djarot Widyoko yang turut memberikan pemaparan kepada Basuki dan Raja Juli.

Kemudian titik ketiga adalah Reservoir Induk yang berada di ketinggan 187 meter dari kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

Adapun saat ini jaringan air di IKN masih dalam tahap commissioning atau uji coba.

Ditargetkan, jaringan air baku sekaligus air minum ini bisa dialirkan ke KIPP pada akhir bulan Juli 2024 dan bisa melayani tamu serta peserta upacara pada 17 Agustus 2024.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau