Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) Danis Hidayat Sumadilaga memastikan pembangunan landasan pacu atau runway Bandara IKN sepanjang 2.200 meter tuntas dikerjakan, Senin (9/9/2024) malam atau paling lambat Selasa (10/9/2024) pagi.
"Kami saat ini tengah menyiapkan panjang landasan sepanjang 2.200 meter, sisanya sepanjang 175 meter, nanti Senin malam atau Selasa besok pagi sudah tuntas landasannya," ujar Danis kepada Kompas.com.
Baca juga: Groundbreaking ke-8 IKN Diramaikan Investor China dan Australia
Sementara kelengkapan dan fasilitas lainnya yang masuk dalam ketentuan kebandaraan disiapkan oleh Kementerian Perhubungan, termasuk kelayakan operasional untuk didarati oleh pesawat kepresidenan.
Danis menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama pelaksana konstruksi bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur yang dinyatakan dalam kontrak pekerjaan.
Pernyataan Danis ini sekaligus menepis anggapan pembangunan Bandara IKN atau Nusantara Airport dikerjakan terburu-buru dan dipaksakan guna mengejar target dapat digunakan Presiden RI Joko Widodo.
Progres pembangunan Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (8/9/2024)."Namun kelayakan operasi ini merupakan ranah Kementerian Perhubungan," tambah Armen.
Pekerjaan juga mengacu pada standar internasional yang ditetapkan, termasuk uji materi, uji konstruksi, dan uji kelaikan operasi.
"Kami bekerja dalam tiga shift selama 24 jam. Ini bukan mengejar target, tapi memang kontraknya harus selesai pada 2024," ucap Armen.
Baca juga: UPDATE Proyek Bandara IKN, Mulai dari Runway hingga Jalan Aksesnya
Pembangunan Bandara IKN dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak dimulai dari Tahun Anggaran 2023 hingga 2024.
Pembangunan fasilitas sisi udara dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, sedangkan fasilitas sisi udara dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan.
Luas seluruh area bandara IKN adalah 347 hektar dengan runway 3000 x 45 meter, taxiway A (180 x 30) meter dan B (180 x 30) meter dan Apron 102.150 meter persegi, serta luas terminal VVIP dan VIP 7.352 meter persegi.
Adapun fasilitas sisi darat yakni terminal VVIP pembangunannya telah mencapai 90,16 persen, serta terminal VIP sekitar 77,06 persen.
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau progres pembangunan Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (8/9/2024).Lalu untuk jalan penunjang akses bandara saat ini sudah terbangun di atas 50 persen.
Sementara jalan akses utama telah siap 98,53 persen, jalan perimeter barat terbangun 66,96 persen, dan jalan perimeter timur sudah mencapai 50,44 persen.
Baca juga: Jadi New Economic Hub, IKN Sukses Tarik Investasi Rp 56,8 Triliun
Secara keseluruhan, progres pengerjaan bandara telah mencapai 74,79 persen dengan waktu pengerjaan 273 hari.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, hingga saat ini pembangunan Bandara IKN berjalan baik.
"Kendala masih pada kondisi cuaca yang tidak menentu dan agak melambatkan pekerjaan. Tapi, semua masih on track," ucap Budi.
Menhub optimistis Bandara Nusantara akan selesai dibangun secara keseluruhan sesuai target waktu, yakni pada 31 Desember 2024.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.