Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ongkos ke IKN Mahal? Ternyata Cuma Sejutaan Rupiah, Cek Caranya

Kompas.com, 17 September 2024, 09:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Banyak yang menganggap biaya transportasi dari Jakarta menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) mahal alias selangit.

Butuh dana berjuta-juta rupiah untuk bisa menginjakkan kaki di ibu kota baru negara Republik Indonesia dari ibu kota lama.

Sehingga banyak yang urung memanfaatkan kesempatan untuk mengunjungi IKN yang dibuka sejak Senin (16/9/2024) hingga akhir September 2024, 

Memang, bila kita memilih bertolak ke IKN melalui perjalanan udara dengan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, tak kurang dari Rp 2 juta harus dipersiapkan.

Baca juga: Masuk IKN Gratis, Masyarakat Bisa Lihat Istana Garuda hingga Plaza Seremoni

Angka ini bakal melonjak lebih tinggi, jika menjelang hari-hari besar keagamaan Nasional (HBKN) atau hari-hari besar perayaan Nasional.

Seperti jelang HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilangsungkan di IKN. Tarif tiket Jakarta-Balikpapan bisa menyentu angka Rp 2,5 juta untuk kelas ekonomi.

Biaya itu belum termasuk ongkos transportasi dari Bandara SAMS Sepinggan ke titik terakhir IKN.

Ekosistem perkantoran di Sumbu Kebangsaan, Ibu Kota Nusantara (IKN)KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Ekosistem perkantoran di Sumbu Kebangsaan, Ibu Kota Nusantara (IKN)
Nah, bagaimana caranya menuju IKN dengan biaya hemat?

Kompas.com mencoba alternatif lain, yakni melalui jalur darat, dan dikombinasikan dengan jalur laut, yang ternyata jauh lebih murah dibandingkan pemesanan tiket melalui jalur udara.

Berikut hitung-hitungannya:

Dari Jakarta, saya memilih untuk menggunakan jasa transportasi umum berbasis rel, yakni Kereta Api (KA) melalui reservasi secara online pada tautan berikut ini

Dari titik awal keberangkatan Stasiun Jakarta Pasar Senen menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi, saya merogoh kocek Rp 104.000.

Baca juga: IKN di Mata Turis Jerman, The Presidential Palace is Huge, Amazing

Biaya ini unuk kursi KA Airlangga Kelas Ekonomi C dengan waktu tempuh 11 jam 50 menit.

Tujuan berikutnya adalah Pelabuhan Penumpang Surabaya Tanjung Perak dari Stasiun Surabaya Pasar Turi.

Dengan lama perjalanan kurang dari 10 menit, ojek online yang saya gunakan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi menuju Pelabuhan Penumpang Surabaya Tanjung Perak, bertarif hanya Rp 15.500.

Penampakan terkini Plaza Seremoni di IKN.Dok. Humas Otorita IKN Penampakan terkini Plaza Seremoni di IKN.
Melalui reservasi online dengan tautan berikut ini, kemudian saya memesan tiket KM Labobar Kelas Ekonomi E seharga Rp 516.000, untuk rute Pelabuhan Penumpang Surabaya Pasar Turi menuju Pelabuhan Penumpang Balikpapan Semayang.

Waktu tempuh perjalanan laut dari Surabaya ke Balikpapan satu hari tujuh jam.

Lamanya jelajah laut ini bisa kita manfaatkan untuk berkenalan dengan penumpang lain, menjalin pertemanan, atau bahkan mengabadikan momen mentari tenggelam Laut Jawa.

Setelah menempuh perjalanan sehari semalam, tiba di Pelabuhan Penumpang Balikpapan Semayang.

Baca juga: Kuota Kunjungan ke IKN Dibatasi 300 Orang, Begini Cara Daftarnya

Di sekitar pelabuhan terdapat warung-warung kecil yang menyediakan makanan dan minuman ringan.

Seraya melepas penat, kita bisa mengudap makanan khas Kalimantan Timur yang juga umum dijumpai di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, dan Sulawesi, yakni nasi kuning.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan ojek online dari Pelabuhan Penumpang Balikpapan Semayang menuju Terminal Batu Ampar.

Kunjungan ke Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa Nusantara Dibuka, Pengunjung Daftar Melalui Aplikasi IKNOWDok. OIKN Kunjungan ke Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa Nusantara Dibuka, Pengunjung Daftar Melalui Aplikasi IKNOW
Cukup Rp 13.000, ongkos yang harus saya bayar untuk jasa online rider ini.

Di Pelabuhan Batu Ampar, tersedia hanya satu perusahaan operator bus yang melayani rute Balikpapan-IKN yakni PO Sinar Jaya.

Anda tak perlu melakukan reservasi tiket secara online, bisa melakukan pembayaran di Terminal Batu Ampar, atau di dalam bus.

Berapa biaya yang harus Anda keluarkan? Hanya Rp 43.000 untuk waktu tempuh perjalanan selama dua jam.

Rute yang dilalui sangat berkontur, atau istilah zaman sekarang hilly. Mulai dari Jalan Raya Soekarno-Hatta, melalui Samboja, kemudian melintasi Jalan Raya Sepaku untuk selanjutnya membelah Jalan Negara.

Baca juga: Mengenal Nusantara Duty Free, Mal yang Dibangun Aguan di IKN

Di sepanjang perjalanan, kita disuguhi infrastruktur mulus dengan cor beton, dan sebagian diaspal, yang dilengkapi panorama hutan hujan tropis di kiri-kanan jalan.

Jika kita beruntung, ada banyak fauna yang akan menyapa kita dari kejauhan, monyet abu-abu, burung, hingga bekantan.

Tujuan akhir dari perjalanan hemat anggaran ini adalah Rest Area IKN sebagai titik kumpul sebelum keberangkatan ke IKN dengan menumpang bus listrik yang disediakan panitia setiap 15 menit.

Dengan demikian, total biaya yang harus saya keluarkan untuk perjalanan dari Jakarta ke IKN Rp 1.001.500 atau satu juta seribu lima ratus rupiah.

Layanan antarmoda bus Sinar Jaya dengan rute Pelabuhan Semayang Balikpapan-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tengah beristirahat di rest area IKN.Sinar Jaya Layanan antarmoda bus Sinar Jaya dengan rute Pelabuhan Semayang Balikpapan-Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tengah beristirahat di rest area IKN.
Jangan lupa, sebelumnya Anda harus melakukan pendaftaran dan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi iKnow yang bisa diunduh melalui melalui Appstore (IOS) https://ikn.go.id/IKNOW-IOS atau Playstore (Android) https://ikn.go.id/IKNOW-ANDROID.

Apabila terdapat kendala dalam aplikasi, dapat mengubungi kontak IKNOW (082144376300). Pengunjung juga bisa mengakses panduan kunjungan pada tautan berikut: https://ikn.go.id/PedomanKunjunganNusantara

Di IKN Anda diizinkan untuk menuju dua destinasi yakni Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa.

Di Plaza Seremoni, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti Mini Amphiteater, Forest Trail, Retail Galery, dan Visitor Center.

Sementara di Taman Kusuma Bangsa, pengunjung juga dapat melihat sejumlah tengara penting dari kejauhan seperti Kantor Kemenko, Istana Garuda, Istana Negara, dan Plaza Seremoni;

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau