Penulis
Pakuwon Nusantara yang menempati area seluas 7,2 hektar, dirancang dengan konsep ramah lingkungan.
President Director PNA Eiffel Tedja menuturkan, tahapan pembangunan mencakup hotel Four Points by Sheraton.
Baca juga: Investasi Swasta di IKN Ditopang Sektor Properti
Kemudian disusul dengan pembangunan pusat perbelanjaan, Hotel Tribute Portfolio by Marriott, Hotel Westin, dan ballroom.
Sementara Mal Pakuwon Nusantara mengusung desain yang menyatu dengan konsep teras langit dari alam terbuka hijau dengan pemandangan langsung ke lembah dan sungai.
3. Nusantara Superblock
Proyek ini dikembangkan oleh PT Wulandari Bangun Laksana Tbk yang merupakan satu-satunya investor lokal asal Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dengan investasi senilai Rp 3 triliun, Perseroan akan membangun hotel bintang empat, pusat perbelanjaan, perkantoran, apartemen, dan fasilitas olahraga sebagai community hub.
PT Wulandari Bangun Laksana Tbk akan membangun community hub terlebih dahulu yang mencakup lapangan futsal, lapangan basket, kafe, restoran, dan fasilitas olahraga serta hobi.
4. Grand Whiz Nusantara
Proyek jumbo ini dibangun oleh PT Intiland Development Tbk bersama mitra strategis PT Abdael Nusa dan CAMC Engineering Co., Ltd. (CAMCE).
Baca juga: Dalam Sehari Jokowi Resmikan 5 Proyek Sekaligus, Nilainya Rp 1,57 Triliun
Proyek pertama yakni pengembangan kawasan mixed-use Grand Whiz Nusantara yang mengintegrasikan hotel, serviced apartment, area ritel, pusat olahraga, dan fasilitas makanan dan minuman.
Proyek kedua adalah Nusantara Quarter, sebuah pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan hunian, perkantoran, dan area komersila dengan akses transportasi publik.
Pengembangan ketiga yakni kawasan perumahan dengan fasilitas lapangan golf bernama Royale Nusantara Golf Resort & Residence.
Untuk merealisasikan proyek ini, pengembang merogoh kocek senilai Rp 3,8 triliun.
5. Nusantara International Convention Center and Hotel