Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengerahkan 1.746 personel untuk pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru (2025) atau Nataru.
Jumlah personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Mahakam 2024 ini merupakan gabungan dari unsur Polda Kaltim, Kodam VI Mulawarman, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta pemangu kepentingan lainnya.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan, Operasi Lilin Mahakam 2024 dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten atau kota se-Kaltim.
Baca juga: Jelang Nataru, Permintaan Kamar Hotel di Penyangga IKN Meningkat
"Proses pengamanan Nataru telah direncanakan dengan matang sejak awal. Dengan begitu, pengamanan dapat dilakukan secara ketat dan aman," ujar Nanang usai apel Operasi Lilin Mahakam 2024 di BSSC Dome, Balikpapan, Jumat (20/12/2024).
Operasi pengamanan ini digelar mulai 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Para personel akan bersiaga di gereja-gereja dan fasilitas umum lainnya, untuk memastikan ummat Kristiani bisa beribadah dengan aman, lancar, dan kondusif.
Sebanyak 1.517 gereja menjadi target pengamanan Operasi Lilin Mahakam 2024. Selain tempat ibadah, pengamanan juga dilakukan di 18 terminal, 87 pelabuhan, 9 bandara, dan 109 pusat perbelanjaan di seluruh wilayah Kaltim.
“Kami lakukan ini agar mereka bisa khidmat dalam beribadah. Kami juga meminta semua masyarakat untuk menjaga solidaritas,” ujar Nanang.
Baca juga: Otorita Bantah Investasi Swasta di IKN Seret dan Meleset dari Target
Untuk pengamanan tersebut tentu butuh langkah strategis mulai dari pengamanan tempat ibadah, hingga pengaturan lalu lintas.
"Kemudian antisipasi potensi gangguan keamanan, serta kesiapan personel gabungan dalam mengawal kelancaran kegiatan masyarakat selama periode liburan akhir tahun," ujar Nanang.
Pengamanan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ini memerlukan kolaborasi antar-instansi guna menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran di seluruh wilayah Kaltim.
Kolaborasi, sinergi, dan koordinasi menjadi kunci penting agar perayaan Nataru berjalan dengan aman, nyaman, tertib, lancar, dan kondusif.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.