Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KALEIDOSKOP IKN 2024] Konflik Sosial, Mundurnya Bambang-Dhony, dan HUT RI

Kompas.com, 30 Desember 2024, 14:47 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

Kompleks ini akan mencakup pusat perbelanjaan, hotel berbintang, serviced apartment, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya yang mengusung konsep people-oriented dan green and futuristic.

Oktober

Ada banyak peristiwa penting pada Bulan Oktober Tahun 2024. Pertama adalah Nusantara Fun Run yang diikuti oleh 3.128 peserta dari seluruh Indonesia.

Kedua, peresmian dua rumah sakit, masing-masing Mayapada Hospital Nusantara, dan Rumah Sakit Hermina Nusantara.

Mayapada Hospital Nusantara adalah rumah sakit ketujuh yang dikelola oleh Mayapada Healthcare, sekaligus yang pertama berlokasi di luar Pulau Jawa.

Rumah sakit ini merupakan hasil kemitraan strategis dengan Apollo Hospitals, salah satu rumah sakit swasta terbesar di India.

Sementara Rumah Sakit Hermina Nusantara dibangun di atas lahan seluas 20.700 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 28.210 meter persegi.

Rumah sakit ini dirancang dengan kapasitas 200 tempat tidur, dan tahap pertama pembangunan yang telah rampung mencakup lima lantai serta menyediakan 50 tempat tidur pasien.

Peristiwa penting ketiga adalah diresmikannya Istana Negara yang berada di KAwasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada Jumat (11/10/2024).

Istana Negara menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia, yang merefleksikan visi pembangunan IKN sebagai kota hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

Sertifikat Hak Pakai (SHP) Istana Negara secara simbolis diberikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono kepada Pratikno yang saat itu menjabat Menteri ATR/Kepala BPN dan Menteri Sekretaris Negara.

SHP Istana Negara Bernomor 11 dengan Nomor Induk Bidang Elektronik No. 1484 atas nama Pemerintah Republik Indonesia.

November

Trem Otonom terpadu (TOT) atau Autonomous Rail Transit (ART) yang diproduksi CRRC Qingdao Sifang gagal beroperasi secara otonom.

Hal ini menyusul hasil penilaian terhadap Proof of Concept (PoC) atau uji coba yang dilaksanakan Kedeputian Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita IKN bersama para ahli transportasi.

Penilaian PoC dilakukan di area KIPP IKN dua rute pengujian yang mencakup area di sekitar Kemenko 1–4 dan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Timur.

Pengujian dilakukan pada jalur khusus yang bersifat mixed traffic di mana ART berbagi jalan dengan kendaraan lain.

Berdasarkan hasil evaluasi, tim penilai PoC menyimpulkan ART ini belum menunjukkan sistem kendali otonom yang reliabel sebagaimana ditunjukkan pada sarana serupa di China.

Pada bulan yang sama, Kedeputian Bidang THD resmi menjalin kerja sama dengan tujuh Perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat untuk membangun Command Center fase II di IKN.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian implementasi PoC senilai 7,6 juta dolar AS. Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek ini antara lain Amazon Web Services, Autodesk, Cisco, Esri, IBM, Honeywell, dan Motorola.

Perjanjian ini merupakan langkah konkret yang melanjutkan grant agreement antara Otorita IKN, yang sebelumnya ditandatangani oleh Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan United States Trade and Development Agency (USTDA), yang diwakili oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir, pada 20 September 2024 lalu.

Desember

Tahap akhir Penanganan Permasalahan Penguasaan Tanah Aset Dalam Penguasaan Otorita Ibu Kota Nusantara (P3T ADP OIKN) untuk pembangunan jalan bebas hambatan/tol Segmen 6A dan 6B di IKN, tuntas dilaksanakan.

Hal ini ditandai dengan pemberian penggantian nilai tanah dan tanam tumbuh kepada masyarakat pada Rabu (18/12/2024) di Kantor Proyek Jalan Bebas Hambatan 6B, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Proses penyediaan tanah untuk pembangunan IKN, termasuk lahan ADP OIKN yang dikuasai masyarakat, adalah salah satu langkah penting dalam percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara, yang direncanakan menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi yang modern dan inklusif.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau