Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Diharapkan Meningkatkan Usia Harapan Hidup Warga Balikpapan

Kompas.com, 5 Februari 2025, 12:25 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui program quick wins Presiden Prabowo Subianto, meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun.

Di Provinsi Kalimantan Timur, program ini dilaksanakan serentak pada Selasa (4/5/2025) di seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau puskesmas-puskesmas.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Setyo Budi Basuki menuturkan, program ini merupakan upaya preventif untuk mengetahui tingkat kesehatan masing-masing individu.

"PKG akan dilakukan secara berkala. Untuk saat ini, diperuntukkan bagi orang dewasa yang berulang tahun. Ke depannya, program ini juga akan menyasar anak-anak sekolah," ujar Setyo.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Meroket, Pemkot Balikpapan Operasi Pasar Setiap Hari

Masyarakat yang lahir pada bulan Januari dan belum mengikuti pemeriksaan, tidak perlu khawatir.

Mereka masih bisa mendapatkan kesempatan pemeriksaan pada bulan Februari, dengan pengaturan kepadatan jumlah pemeriksaan di Puskesmas masing-masing.

Seluruh kelompok usia yang berulang tahun bsia mengikuti PKG. Mulai dari bayi baru lahir (usia 2 hari), Balita dan anak prasekolah (usia 1-6 tahun), dewasa (usia 18-59 tahun), hingga lansia (mulai usia 60 tahun).

Kemudian, untuk waktu pelaksanaan PKG bagi bayi baru lahir dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan yang melayani persalinan baik FKTP maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL).

Baca juga: Tak Punya Produk Ikon, UMKM Balikpapan Harus Belajar dari Yogyakarta

Sementara itu, untuk PKG bagi kelompok usia lainnya dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Puskesmas dapat mendelegasikan PKG Hari Ulang Tahun kepada Puskesmas Pembantu atau Unit Pelayanan Kesehatan di Desa/Kelurahan lainnya sesuai alur Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati menambahkan, syarat untuk mendapatkan pelayanan gratis ini adalah masyarakat harus terhubung dengan program Satu Sehat melalui aplikasi pada gawai.

Jika belum memiliki kartu identitas elektronik, masyarakat bisa melakukan verifikasi di FKTP terdekat. Kemudian, FKTP akan mengirim hasil pemeriksaan melalui Satu Sehat Mobile.

Masyarakat yang berulang tahun dapat mendaftarkan diri ke puskesmas dan diberikan jangka waktu satu bulan setelah hari ulang tahun untuk melakukan pemeriksaan.

"Mengingat jumlah SDM terbatas, pelaksanaan program ini akan dilaksanakan satu kali dalam seminggu agar tidak mengganggu pelayanan pasien umum," cetus Alwiati.

Di Balikpapan sendiri saat ini terdapat 13 jenis pemeriksaan untuk dewasa dan 7 jenis pemeriksaan untuk anak-anak.

Pemeriksaan dimulai dari screening awal, dan jika ditemukan kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut, akan dilakukan rujukan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau