Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kaltim, Miniatur Indonesia Tempat Ibu Kota Politik IKN Berada

Kompas.com, 23 Maret 2025, 20:15 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mengatakan, Kaltim merupakan miniatur Indonesia yang diisi dengan beragam suku, agama, ras, dan golongan.

Dengan luas daratan mencapai 127.346,92 kilometer persegi, serta wilayah pengelolaan laut seluas 39.973,73 kilometer persegi, Kaltim terdiri dari 10 kabupaten dan kota, yaitu 3 kota dan 7 kabupaten.

"Provinsi ini juga dihuni oleh sekitar 4 juta penduduk yang berasal dari berbagai latar belakang budaya, sehingga disebut Indonesia Mini," ujar Seno Aji dalam acara pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim dari Irjen Pol Nanang Avianto kepada Brigjen Pol Endar Priantoro, Minggu (23/3/2025).

Baca juga: Prediksi Puncak Arus Lebaran di Penyangga IKN Terjadi 3 April 2025

Selain itu, Kaltim juga merupakan lokasi di mana Ibu Kota Nusantara (IKN) berada. IKN telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai ibu kota poltik Republik Indonesia yang akan beroperasi pada Tahun 2028 mendatang.

Oleh karena itu, dia berharap kerja sama yang telah terjalin antara stakeholder, terutama Polda Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan damai bagi masyarakat.

Seno Aji juga mengapresiasi Nanang Avianto atas dedikasi, pengabdian, serta kerja kerasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kaltim.

"Selama masa kepemimpinan beliau, banyak pencapaian yang telah diraih dalam peningkatan keamanan, penanganan berbagai isu strategis, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat," imbuh Seno Aji.

Baca juga: Tak Ada Fasilitas Mudik Gratis buat Pegawai Otorita IKN

Lebih lanjut, ia mengucapkan selamat atas penugasan baru Nanang Avianto sebagai Kapolda Jawa Timur dan berharap yang bersangkutan terus mengemban tugas dengan penuh semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, kepada Brigjen Pol Endar Priantoro, Seno Aji mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kaltim.

Ia optimistis bahwa dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki, Kapolda baru akan mampu meneruskan serta meningkatkan capaian yang telah diraih pendahulunya.

Dalam kesempatan tersebut, Nanang Avianto mengungkapkan rasa bangganya dapat bertugas di Kaltim selama satu tahun empat bulan dan 21 hari.

Baca juga: 24 Maret, Pegawai Otorita IKN Bisa Work From Anywhere Sekaligus Mudik

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari jajaran Polda Kaltim, Kodam VI Mulawarman, Forkopimda Kaltim, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama menjaga keamanan di provinsi ini.

Adapun Endar Priantoro menyatakan kesiapannya untuk menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh pihak demi menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Kaltim yang baru.

"Saya akan meneladani semangat pengabdian yang telah ditunjukkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolda," tuntasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau