Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bamboe Wanadesa, Kisah Sukses Warga di Beranda Ibu Kota Nusantara

Kompas.com, 22 Maret 2025, 12:40 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Di tengah hiruk pikuk perkotaan yang macet, berdebu, dan panas, sebuah oasis hijau tersembunyi di Kampung Pati, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Bamboe Wanadesa, begitulah warga setempat menamai destinasi wisata yang mereka bangun dari lahan hutan bambu terbengkalai di beranda Ibu Kota Nusantara (IKN).

Lahir dari semangat gotong royong dan kreativitas, Bamboe Wanadesa menjadi bukti nyata bahwa masyarakat mampu menciptakan keajaiban di tengah keterbatasan.

Bambu-bambu yang menjulang tinggi seolah menjadi penjaga rahasia alam yang tersembunyi. 

Suara gemericik air waduk berpadu dengan kicauan burung menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa.

Di bawah naungan pohon bambu, warga bergotong royong membangun mimpi mereka.

Bamboe Wanadesa adalah sebuah kisah, dan rekam jejak inspiratif yang bermula saat Pandemi Covid-19 melanda dunia.

Warga setempat berhasil mengubah lahan hutan bambu terbengkalai menjadi destinasi wisata menarik dan berkelanjutan.

Mereka memanfaatkan waktu luang selama pandemi Covid-19, hutan bambu seluas 7 hektar yang berbatasan dengan Waduk Manggar ini disulap menjadi sebuah oase di tengah hiruk pikuk kota.

Dengan semangat, warga bergotong royong membangun berbagai fasilitas seperti jalan setapak, gazebo, dan spot foto yang Instagramable.

Ekowisata Bamboe WanadesaTribun Kaltim Ekowisata Bamboe Wanadesa
Wisata Alam yang Menyejukkan

Bamboe Wanadesa menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi wisata lainnya. Keasrian hutan bambu, keindahan Waduk Manggar, dan udara segar menjadi daya tarik utamanya.

Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seperti menyusuri waduk dengan perahu, bersantai di gazebo, atau sekadar berjalan-jalan menyusuri hutan bambu.

"Suasananya asri dan berbeda dari tempat wisata lainnya, dan saya baru pertama kali kesini karena tempatnya lumayan jauh dari rumah," ujar Kharisma Habibah Putri, salah satu pengunjung

Keberhasilan Bamboe Wanadesa tidak lepas dari beberapa faktor kunci, antara lain inisiatif warga Kampung Pati untuk mengembangkan potensi alam di sekitar mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau