Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Setelah Swissôtel, Giliran Hotel Qubika Layani Pengunjung IKN

Kompas.com, 15 April 2025, 22:26 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Fasilitas di Ibu Kota Nusantara (IKN) kian hari makin lengkap. Hal ini menyusul kehadiran fasilitas akomodasi baru.

Salah satunya adalah Hotel Qubika Nusantara yang berlokasi di BSH Community Hub IKN, yang telah beroperasi melayani publik pada libur Lebaran 2025.

Bersamaan dengan itu, Restoran Kampung Kecil juga siap menjadi destinasi kuliner baru dengan konsep urban forest.

Kehadiran fasilitas ini tidak hanya memperkuat infrastruktur IKN, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata.

Baca juga: Deretan Minimarket dan Kafe yang Sudah Beroperasi di IKN

Menurut Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw, Hotel Qubika Nusantara hadir sebagai salah satu fasilitas akomodasi utama di IKN, bersama dengan Swissôtel Nusantara.

Hotel ini tidak hanya menyediakan tempat menginap yang modern, tetapi juga menjadi pilihan ideal untuk bersantap siang atau malam bagi pengunjung.

"Keberadaan hotel ini mendukung visi IKN sebagai kota yang liveable and loveable," ujar Troy.

Untuk diketahui, Hotel Qubika Nusantara merupakan bagian dari BSH Community Hub IKN yang berdiri di atas lahan seluas 1,7 hektar.

Proyek yang digagas oleh PT Indonesia Kubika Nasional ini dimulai dengan groundbreaking pada 21 Desember 2023, dengan total nilai investasi Rp 100 miliar.

Hotel ini juga dilengkapi gedung pertemuan senilai Rp 30 miliar sebagai bagian dari pengembangan tahap pertama.

Baca juga: Berjarak 3 Jam dari IKN, Ini Pilihan Rumah Subsidi di Samarinda

Sementara itu, Restoran Kampung Kecil hadir sebagai bagian dari pusat kuliner dengan konsep urban forest.

Dibangun oleh PT Karya BSH Mandiri dengan investasi Rp 10 miliar, restoran ini akan menjadi salah satu daya tarik di kawasan BSH Community Hub.

Kawasan ini dirancang sebagai pusat atraksi sosial yang mengintegrasikan sektor kuliner, coworking space, dan hospitality.

Menurut laman resmi Karya BSH Mandiri, BSH Community Hub akan terus dikembangkan. Tahap kedua mencakup pembangunan apartemen dengan investasi Rp 200 miliar serta food court senilai Rp 30 miliar.

Langkah ini menegaskan komitmen investor swasta untuk mendukung pembangunan IKN sebagai kota modern dan berkelanjutan.

Dengan berbagai fasilitas baru yang terus bermunculan, IKN tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga cerminan kepercayaan investor terhadap masa depan ibu kota baru Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau