Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com – Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercantik diri dengan kehadiran karya seni monumental.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah patung "Garuda Take Off" di Bandara VVIP karya maestro patung Indonesia, Nyoman Nuarta.
Baca juga: IKN Terkini: Tahap I Tembus 80 Persen, Anggaran Baru Siap Digelontorkan
Lebih dari sekadar hiasan, patung yang menjulang tinggi 20 meter ini menyimpan filosofi mendalam tentang semangat kemajuan (lepas landas), harapan, dan cita-cita bangsa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.
Garuda Take Off, tengara baru di Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN)Ekspresi penuh semangat terpancar dari detail ukiran bulu dan tatapan matanya yang fokus ke depan.
Baca juga: Anggaran Final Jadi Rp 13,5 Triliun, Pembangunan IKN Dikebut
Pemilihan figur Garuda, lambang negara Indonesia, tentu bukan tanpa alasan. Ia merepresentasikan kekuatan, kejayaan, dan semangat persatuan bangsa.
Garuda Take Off, patung lepas landas di Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) berdimensi panjang 27 meter, libar 11 meter dan tinggi 20 meterSeperti pesawat yang bersiap berangkat, Indonesia diharapkan dapat meninggalkan berbagai tantangan masa lalu dan dengan gagah berani menuju kemajuan dan kemakmuran.
Baca juga: Investor China-Malaysia Bertemu Basuki, Matangkan Proyek Hunian di IKN
Kepada Kompas.com, Nyoman mengungkapkan, pembuatan "Garuda Take Off", Istana Garuda, Sayap Pelindung dan patung lain di Taman Kusuma Bangsa IKN, tuntas dalam waktu hanya satu tahun.
Garuda Take Off di Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuat dari material yang berasal dari Jawa Barat."Garuda Take Off" dirancang dengan dimensi panjang 27 meter, lebar 11 meter dan tinggi 20 meter.
Terbuat dari material baja dan kuningan dengan berat total mencapai 300 ton dan bahan baku material didatangkan dari Bandung, Jawa Barat.
Berikut adalah beberapa elemen filosofis utama yang terkandung dalam patung "Lepas Landas":
1. Semangat Tinggi
Figur Garuda yang mengepakkan sayap dan mengangkat kaki-kakinya dari landasan secara jelas menggambarkan semangat untuk memulai perjalanan baru.
IKN dipandang sebagai titik awal, sebuah landasan pacu bagi Indonesia untuk mewujudkan visi masa depannya.
2. Harapan dan Optimisme
Ekspresi Garuda yang penuh semangat dan arah pandangnya yang lurus ke depan merefleksikan harapan dan optimisme bangsa terhadap IKN sebagai simbol kemajuan.
Baca juga: Telan Rp 505 Miliar, TPST 1 IKN Diklaim Mampu Olah 74 Ton Sampah Per Hari
Patung ini ingin membangkitkan keyakinan bahwa Indonesia mampu meraih cita-citanya.
3. Kekuatan dan Ketahanan Bangsa
Garuda sebagai lambang negara melambangkan kekuatan dan ketahanan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai rintangan.
Semangat untuk "lepas landas" ini juga mencerminkan tekad untuk mengatasi segala tantangan dalam membangun IKN.
Garuda Take Off memiliki boot 300 ton
Meskipun terfokus pada figur Garuda tunggal, karya Nyoman Nuarta ini juga mengingatkan akan nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.
Garuda membawa simbol-simbol Pancasila di dadanya, mengingatkan bahwa pembangunan IKN harus berlandaskan pada nilai-nilai luhur tersebut.
5. Kemajuan dan Modernitas
Desain patung yang megah dan futuristik juga merepresentasikan semangat kemajuan dan modernitas yang ingin diusung oleh IKN sebagai kota pintar dan berkelanjutan.
Kehadiran patung "Garuda Take Off" diharapkan tidak hanya menjadi ikon visual IKN, tetapi juga menjadi pengingat dan penyemangat bagi seluruh masyarakat Indonesia akan makna penting pembangunan ibu kota baru ini.
Karya monumental Nyoman Nuarta ini menjadi representasi artistik dari harapan, semangat, dan cita-cita bangsa untuk ???????? menuju masa depan yang lebih baik.
Dengan filosofi yang mendalam, patung ini diharapkan dapat menginspirasi dan membangkitkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia yang tengah membangun sejarah baru di IKN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang