Penulis
Inisiatif menarik lainnya adalah rencana penanaman pohon sebagai pembatas sekaligus penghijauan sepanjang 81 kilometer, dari kilometer 38 hingga Simpang Riko.
Program ini akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari identifikasi jenis tanaman hingga proses penanaman.
Langkah ini menunjukkan komitmen untuk membangun kota yang inklusif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
"Kami pingin masyarakat yang ikut tanam. Tidak ada yang namanya konflik di masyarakat, tapi ini bagian dari membangun kota inklusif dan kita libatkan seluruh masyarakat," tegasnya.
Menepis kekhawatiran mengenai ganti rugi, Thomas memastikan bahwa prinsip ganti untung yang berkeadilan akan tetap berlaku jika di kemudian hari ada pengembangan jalan yang berdampak pada bangunan masyarakat.
Ia menekankan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk melakukan penggusuran demi kepentingan tertentu.
Baca juga: Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur IKN Tuntas, Fondasi Megah Kota Dunia
"Yang pasti. Nanti ketika ada pengembangan jalan ke depan dan berdampak pada bangunan mereka, kami ganti untung yang adil. Tidak usah khawatir, tidak ada namanya digusur untuk kepentingan ini," ujarnya.
Kabar baik lainnya adalah rencana revitalisasi Pasar Sepaku yang akan dilakukan tahun ini. Penataan ini akan mencakup perbaikan jalan dan fasilitas pasar.
Namun, penting untuk dicatat, Thomas meluruskan bahwa penataan jalan ini bukan semata-mata karena adanya proyek IKN, melainkan implementasi dari undang-undang jalan yang berlaku secara nasional.
Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dan menghindari kesalahpahaman.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.