Penulis
Pembangunan Tol IKN Seksi 1B tidak hanya fokus pada efisiensi dan konektivitas, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.
Proyek ini mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan menggunakan material ramah lingkungan dan menerapkan teknologi konstruksi modern.
Salah satunya adalah Building Information Modeling (BIM), yang memastikan akurasi desain dan efisiensi konstruksi, serta Lean Construction untuk meminimalkan limbah.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur modern dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.
Baca juga: Penataan Sepaku Dimulai, Otorita IKN: Tak Satu Pun Warga Digusur
Dengan mengurangi dampak ekologis, proyek ini menjadi model bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Sebagai salah satu kontraktor utama, WIKA memainkan peran kunci dalam keberhasilan proyek Tol IKN Seksi 1B.
Dengan pengalaman mengerjakan 13 proyek strategis di IKN, WIKA membuktikan kapabilitasnya dalam mendukung visi besar pemerintah.
Beberapa proyek lain yang tengah dikerjakan WIKA meliputi Jalan Sumbu Timur IKN Tahap 2 (progres 85,4 persen) dan Tol IKN Segmen 3B-2 Kariangau–Simpang Tempadung (progres 52,9 persen), yang semuanya memperkuat konektivitas dan mobilitas di IKN.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.