Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Markas Militer IKN Yonif BTB Dikebut, Kodiklatad Turun Langsung

Kompas.com, 18 Oktober 2025, 10:30 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Jaminan keamanan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kawasan strategis nasional semakin diperkuat.

Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Dankodiklatad), Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan, meninjau langsung lokasi pembangunan Pangkalan Yonif 826/Benuo Taka Bekerai (BTB) di Sepaku, IKN, Kamis (15/10/25).

Baca juga: IKN Living Lab Transisi Energi, Ajak 43 Delegasi Dunia Tinggalkan Batubara

Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi biasa, melainkan bagian dari kegiatan pengawasan latihan (Aswaslat) untuk memastikan kesiapan penuh seluruh jajaran Kodam VI/Mulawarman dalam mendukung pembangunan dan pengamanan IKN.

Yonif 826: Titik Kunci Pengamanan IKN

Kehadiran Dankodiklatad bersama rombongan, termasuk Dirlat Kodiklatad Brigjen TNI Elkines Villando DK dan Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ari Aryanto, menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat menempatkan IKN sebagai prioritas pertahanan terdepan.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menjelaskan bahwa peninjauan ini adalah wujud nyata komitmen pimpinan TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan ibu kota baru.

Baca juga: IKN Geber Knowledge Hub Sumbangan Korea Selatan, Beroperasi Akhir 2026

“Kehadiran Dankodiklatad menegaskan kesiapan TNI AD, khususnya jajaran Kodam VI/Mulawarman, untuk mendukung percepatan pembangunan IKN. Persiapan satuan dan sarana pendukung terus dimatangkan agar siap melaksanakan tugas di wilayah baru ini,” ungkap Kapendam.

Pangkalan Yonif 826/BTB di Sepaku ini diproyeksikan menjadi benteng pertahanan dan kesiapsiagaan prajurit di wilayah IKN.

Di tengah ambisi IKN sebagai smart forest city, aspek keamanan tetap menjadi fondasi utama yang tidak bisa ditawar.

Koordinasi dan Kesiapan Prajurit Diperkuat

Peninjauan ini berfokus pada kesiapan fisik pangkalan serta kesiapan personel. Rombongan disambut oleh personel Kodim 0913/PPU, Yonif 826/BTB, dan Koramil Sepaku yang menunjukkan ketertiban dan kerapihan.

Kunjungan Dankodiklatad diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara Kodiklatad sebagai lembaga yang membina doktrin dan latihan, dengan Kodam VI/Mulawarman yang bertugas di lapangan.

Baca juga: Raja Properti Surabaya Tetap Komitmen Bangun Superblock Jumbo di IKN

Dengan sinergi yang kuat, fasilitas pendukung pangkalan dan kesiapan tempur prajurit dapat dipastikan sesuai dengan standar tugas pokok TNI AD di kawasan ibu kota yang baru dan strategis ini.

Langkah cepat TNI AD dalam membangun dan memastikan kesiapan markas militer di IKN menjadi pesan kuat bagi publik dan komunitas internasional, bahwa pembangunan IKN berjalan seiring dengan penguatan ketahanan nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau