Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan, hari ini, Senin (12/1/2026), berada dalam status kesiagaan penuh.
Sebanyak 2.400 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dikerahkan secara masif untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Baca juga: Siapa Kontraktor Pelaksana Tol IKN Seksi 3A yang Ambles 8 Januari?
Agenda utama orang nomor satu di Indonesia ini adalah meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, mega proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional.
Kesiapan pengamanan ini diformalkan melalui Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul.
Dalam arahannya, Danrem menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan skema berlapis guna menjamin keamanan absolut (zero tolerance) bagi kepala negara.
Baca juga: Senin, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Megaproyek RDMP Balikpapan
Seluruh kekuatan disiagakan dalam beberapa lapis pengamanan, mulai dari ring 1, ring 2 hingga ring 3.
"Cakupannya meliputi jalur kedatangan Presiden dari Bandara VVIP SAMS Sepinggan, lokasi peresmian di Jalan Yos Sudarso, hingga objek vital dan kawasan penyangga di sekitar kota," jelas Brigjen TNI Anggara, dalam rilis yang diterima Kompas.com.
Pengamanan lapis tiga ini dirancang untuk:
Agenda peresmian RDMP Balikpapan bukan sekadar seremonial administratif. Sebagai proyek dengan investasi mencapai Rp 132 triliun, RDMP merupakan objek vital nasional yang memiliki sensitivitas tinggi.
Baca juga: Pertamina Masuk IKN, Basuki Percepat Birokrasi: Eman-eman Kalau Lama
Kunjungan Presiden ke lokasi ini memerlukan antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan, mulai dari pengaturan mobilitas masyarakat hingga sterilisasi area industri kilang.
Brigjen TNI Anggara Sitompul mengingatkan seluruh personel agar tidak terjebak dalam rutinitas.
"Pengamanan VVIP memang sudah sering kita laksanakan, namun jangan sampai rutinitas menurunkan kewaspadaan. Setiap personel harus memahami secara detail tugas dan prosedur tetap (protap) yang telah ditetapkan," tegasnya.
Keberhasilan pengamanan kunjungan kerja RI 1 ini sangat bergantung pada efektivitas komunikasi antarinstansi.
Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menambahkan bahwa soliditas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Balikpapan adalah kunci utama.
Baca juga: Siapa Dosen Amerika yang Menilai IKN Proyek Ambisius?
Kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti unit medis, pemadam kebakaran, hingga satuan penjinak bom (Jihandak), juga telah dipastikan dalam kondisi prima.
Koordinasi ini bertujuan untuk menciptakan pola tindak yang seragam sehingga situasi keamanan di Balikpapan tetap kondusif selama Presiden berada di Kalimantan Timur.
Berdasarkan jadwal, Presiden Prabowo Subianto akan mendarat di Bandara VVIP Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada selepas siang hari.
Dari bandara, rombongan kepresidenan akan langsung menuju Jalan Yos Sudarso, pusat lokasi megaproyek RDMP, untuk melaksanakan peresmian secara simbolis.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang