Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa IKN Disebut Pakar Kebijakan Publik Amerika Proyek Ambisius?

Kompas.com, 17 Januari 2026, 11:30 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Ketertarikan Amerika Serikat bukan sekadar pujian verbal. Hal ini dibuktikan dengan komitmen melalui hibah sebesar 7,6 juta dolar AS yang dialokasikan untuk bantuan teknis teknologi smart city.

Kemitraan ini mencakup pengembangan Integrated Command and Control Center (ICCC) tahap kedua, yang akan menjadi "otak digital" bagi IKN.

Perkembangan ICCC tahap 2 ini sudah tuntas dan mendukung operasional IKN secara penuh.

Selain USTDA, Ministry of Land, Infrastructure, and Transportation (MoLIT) Korea Selatan juga memberikan hibah dengan nilai yang sama.

Hibah ini akan digunakan untuk membangun Smart City Cooperation Center: Technology and Knowledge (T&K) Hub, sebuah pusat penelitian, sertifikasi, dan pengembangan teknologi.

Baca juga: Lagi, IKN Dapat Hibah 7,6 Juta Dollar AS dari Negara Asing

Ale, sapaan karib Mohammed Ali Berawi, menjelaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik (hardware) dan sistem cerdas (software), tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia (brainware).

"Melalui terbangunnya T&K Hub, dapat dilakukan percepatan training of trainer, peningkatan aktivitas penciptaan pengetahuan dan pengembangan teknologi serta mewujudkan ekosistem inovasi IKN yang lebih dinamis," ujar Ale.

T&K Hub akan berfungsi sebagai pusat kolaborasi antara institusi pendidikan, industri, dan lembaga penelitian. Otorita IKN telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 30 institusi pendidikan nasional dan 10 lembaga pengetahuan internasional, serta lebih dari 40 perusahaan teknologi global.

Baca juga: Korsel Kucurkan Hibah Water Purification dan Smart City Center IKN

Aktivitas dari berbagai pemangku kepentingan ini akan dilebur di T&K Hub, sehingga kegiatan riset, pendidikan, dan inovasi teknologi dapat hadir di sana.

Rincian Hibah dan Pelaksanaan Proyek Dari total hibah 7,6 juta Dollar AS, sekitar 4,2 juta Dollar AS akan dialokasikan untuk kegiatan konstruksi.

Proyek ini akan dilaksanakan oleh konsorsium yang terdiri dari University of Seoul (UOS), Korea Institute of Civil Engineering and Building Technology (KICT), CJ Olive Network, dan Site Planning.

"Mestinya, tahun ini mulai groundbreaking," ungkap Ale.

Konsistensi Politik dan Dukungan Internasional

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan, keberlanjutan proyek ini adalah harga mati dalam agenda nasional.

Baca juga: Apa yang Dikoreksi Prabowo Saat Kunjungan Perdana di IKN?

Ia merujuk pada ketegasan Presiden Prabowo Subianto yang secara konsisten membawa isu IKN ke panggung internasional seperti G20, diterbitkannya Peraturan Preaiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, dan kunjungannya pada 12-13 Januari 2026.

"Komitmen Presiden Prabowo untuk memindahkan ibu kota ke IKN sudah sangat jelas. Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi, terbukti dengan lebih dari 300.000 kunjungan selama periode Natal dan Tahun Baru lalu," jelas Basuki.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau