Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumat, Pengumuman Pemenang Sayembara Desain Pusat Kebudayaan Nusantara IKN

Kompas.com, 28 Januari 2026, 20:19 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Jika infrastruktur dasar adalah tulang punggung bagi Ibu Kota Nusantara (IKN), maka pusat kebudayaan adalah jiwa yang akan menghidupkannya.

Setelah melewati proses kurasi ide yang ketat, identitas visual dan ruang bagi denyut seni budaya di Nusantara akan segera terungkap.

Pemerintah melalui Otorita IKN, bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), dan Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), bersiap mengumumkan pemenang Sayembara Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Nusantara pada Jumat, 30 Januari 2026.

Baca juga: Ternyata, Investor Asing yang Resmi Masuk IKN Baru Satu, Siapa Dia?

Acara ini akan dipusatkan di Multifunction Hall, Kantor Kemenko 3, IKN, Kalimantan Timur.

Babak Final yang Menentukan

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang juga Ketua Dewan Juri Sayembara, Georgius Budi Yulianto, memberikan bocoran mengenai ketatnya persaingan pada tahap akhir ini.

Menurutnya, proses seleksi telah mengerucut pada gagasan-gagasan yang tidak hanya megah secara estetik, tetapi juga mampu menerjemahkan keberagaman Indonesia ke dalam bahasa arsitektur masa depan.

"Besok, Kamis, baru akan dilakukan presentasi final. Ini adalah momen krusial di mana para nominator akan memaparkan bagaimana filosofi budaya kita diintegrasikan ke dalam konsep smart forest city," ujar Georgius Budi, kepada Kompas.com, Rabu (28/1/2026), menjelang keberangkatan tim ke IKN.

Baca juga: Mengenal Ayedh Dejem, Pengembang Dubai yang Kepincut IKN

Bagi IAI, sayembara ini bukan sekadar kompetisi desain, melainkan sebuah pernyataan profesi bahwa arsitek Indonesia memiliki kapasitas penuh untuk merancang bangunan monumental di tanah air sendiri.

Ada pun total karya yang masuk ke meja dewan juri berjumlah 35, yang kemudian diseleksi secara ketat menjadi 11.

Dari 11 karya ini selanjutnya dikurasi lagi menjadi 3 terbaik yang berhasil melaju ke babak final.

Dokumentasi Sejarah: Peluncuran Buku Tahap I

Selain pengumuman pemenang sayembara, agenda Jumat juga akan menandai peluncuran buku "Pembangunan Infrastruktur IKN Tahap I (2022-2024)".

Baca juga: Gibran Dorong ASN Setwapres Segera Berkantor di IKN

Buku ini merupakan rekam jejak teknis dan manajerial dari transformasi lahan hutan produksi menjadi sebuah kawasan inti pemerintahan yang kini sudah berdiri tegak.

Dokumentasi ini dianggap penting sebagai "kitab suci" pembelajaran bagi pembangunan infrastruktur di masa depan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau