Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Salat Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN, Disiarkan secara Langsung

Kompas.com, 18 Februari 2026, 18:15 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Untuk kali perdana sejak mulai dibangun, Masjid Negara IKN menggelar salat tarawih perdana, menandai dimulainya rangkaian ibadah Ramadan 1447 Hijriah di jantung ibu kota baru.

Bagi masyarakat yang belum bisa menginjakkan kaki langsung di Kalimantan Timur, Otorita IKN menyediakan akses visual melalui siaran langsung di kanal YouTube IKN.

Langkah ini diambil agar seluruh rakyat Indonesia bisa merasakan atmosfer Ramadan pertama dari pusat pemerintahan baru.

Baca juga: Hilal Tak Tampak di Langit IKN, Debut Bersejarah Jadi Lokasi Pemantauan

Meski kawasan IKN masih terus bersolek, area utama Masjid Negara telah siap sepenuhnya menampung ribuan jemaah, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) yang telah menetap, pekerja konstruksi, hingga warga lokal dari kawasan sekitar.

Kesiapan infrastruktur ibadah ini menjadi prioritas Otorita IKN untuk memastikan kehidupan sosial-keagamaan berjalan beriringan dengan pembangunan fisik.

Momentum ini juga memperkuat identitas Nusantara sebagai kota yang inklusif namun tetap memegang teguh nilai spiritualitas.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan, pembangunan Masjid Negara memiliki nilai filosofis yang dalam.

Baca juga: Basilika Nusantara IKN Jadi Tuan Rumah Sidang Tahunan KWI Mei 2026

Basuki menyebut masjid ini dirancang untuk menjadi ikon dunia yang mencerminkan wajah Islam di Indonesia yang moderat dan modern.

"Masjid Negara ini bukan hanya soal estetika arsitektur yang dikelilingi air, tapi soal fungsionalitas dan kenyamanan beribadah. Kita ingin umat yang beribadah di sini merasakan ketenangan luar biasa di tengah lingkungan yang hijau," ujar Basuki, dikutip Kompas.com.

Ia juga menambahkan, pengerjaan masjid ini dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi karena posisinya yang strategis di sumbu kebangsaan.

Baca juga: Jelang Imlek, Kendaraan via Tol Balsam Penyangga IKN Melesat 17 Persen

Kehadiran ruang terbuka hijau dan embung yang mengelilingi bangunan masjid bukan sekadar hiasan, melainkan bagian dari konsep forest city yang diaplikasikan pada rumah ibadah.

Dimulainya tarawih perdana ini menjadi tonggak sejarah baru. Jika tahun-tahun sebelumnya IKN hanya dibicarakan lewat angka dan progres konstruksi, Ramadan 1447 H ini IKN mulai bercerita tentang kebersamaan, ketenangan, dan niat suci umat dalam menunaikan kewajiban di rumah barunya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau