Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BI Balikpapan Siapkan Uang Tunai Rp 2 Triliun untuk Lebaran, Melesat 11 Persen

Kompas.com, 19 Februari 2026, 22:45 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Denyut ekonomi di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser, diprediksi akan mengalami eskalasi signifikan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Merespons potensi lonjakan konsumsi rumah tangga dan kebutuhan transaksi tunai, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah proaktif dengan mempertebal ketersediaan likuiditas di masyarakat.

Melalui program tahunan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan resmi menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp 2 triliun.

Baca juga: Strategi BI Balikpapan Dorong UMKM Penyangga IKN Naik Kelas

Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp 1,8 triliun.

Kenaikan dua digit ini bukan tanpa alasan. Pertumbuhan ekonomi yang ekspansif di wilayah penyangga IKN menjadi motor utama yang mendorong kebutuhan uang kartal di tangan masyarakat.

Memangkas Antrean lewat Aplikasi PINTAR

Berbeda dengan pola konvensional yang kerap memicu kerumunan, SERAMBI 2026 mengedepankan efisiensi melalui digitalisasi layanan.

BI mewajibkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (Pintar) sebagai pintu utama akses penukaran, baik di mobil kas keliling maupun loket perbankan.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, saat membuka kegiatan secara resmi pada Rabu (18/02/2026), menegaskan, digitalisasi ini adalah kunci kenyamanan publik.

"Penggunaan aplikasi PINTAR diharapkan dapat meningkatkan kepastian layanan, mengurangi antrean atau kepadatan di lokasi penukaran, serta meningkatkan efisiensi dan mendorong pemerataan distribusi rupiah," ujar Robi.

Baca juga: Jajang Hermawan: BI Kaltim Fokus Akselerasi Pembayaran Digital dan UMKM

Untuk menjamin jangkauan hingga ke pelosok daerah, BI tidak bekerja sendiri. Sinergi lintas sektor dilakukan dengan menggandeng perbankan umum, Pegadaian, hingga Perbarindo.

Tercatat sebanyak 213 titik lokasi penukaran telah disiapkan guna melayani jemaah ibadah Ramadan dan masyarakat umum.

Secara teknis, BI telah menyiapkan 26.620 paket penukaran yang akan didistribusikan dalam dua gelombang utama:

  • Tahap I: 18 – 27 Februari 2026
  • Tahap II: 1 – 15 Maret 2026

Bagi masyarakat yang menginginkan layanan kas keliling tematik atau penukaran terpadu, pendaftaran melalui aplikasi PINTAR akan dibuka mulai 13 Maret 2026 melalui laman resmi https://pintar.bi.go.id.

Simbol Kedaulatan dan Belanja Bijak

Selain aspek ketersediaan fisik, SERAMBI 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” juga menyelipkan misi edukasi. Bank Indonesia kembali mengingatkan kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.

Masyarakat diimbau untuk merawat uang dengan metode 5J: Jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dan dibasahi, agar masa edar uang lebih panjang dan kualitas fisik tetap terjaga.

Baca juga: Menjaga Jangkar Ekonomi, Strategi BI Balikpapan Hadapi Volatilitas 2026

Robi juga menitikberatkan pada perilaku belanja bijak di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok selama HBKN.

"Paham Rupiah ditunjukkan oleh perilaku bijak dalam berbelanja sesuai kebutuhan, mengutamakan produk dalam negeri atau UMKM, serta tetap mengalokasikan dana untuk menabung dan berinvestasi," tambahnya.

Di sisi lain, meski penyediaan uang tunai meningkat, BI tetap mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke transaksi digital.

Penggunaan QRIS, mobile banking, dan internet banking disarankan sebagai alternatif transaksi yang lebih aman, cepat, dan higienis selama periode mudik dan libur Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau