Penulis
"IKN adalah peluang investasi jangka panjang. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah bukan sekadar wacana, melainkan standar baru yang relevan dengan tren global," tegas Abdul Rohman.
Secara kolektif, penandatanganan ini memberikan kontribusi sebesar Rp 3,92 miliar kepada negara sebagai bentuk komitmen awal.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa setiap investasi yang masuk harus berkontribusi pada terciptanya kota yang inklusif dan produktif.
Baca juga: Pemilu 2029 Bakal Ada Dapil Khusus IKN
"Masuknya proyek apartemen, hotel, hingga pusat olahraga ini memperkuat fondasi Nusantara agar siap menjadi kota yang benar-benar hidup. Kita sedang membangun sebuah peradaban yang terintegrasi, bukan sekadar deretan gedung tanpa jiwa," tutur Basuki.
Kepastian dimulainya pengerjaan pada akhir 2026 memberikan sinyal positif bagi pasar properti nasional.
Kepercayaan investor asing dan lokal yang kian menebal menunjukkan bahwa narasi Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia mulai mewujud secara empiris melalui pembangunan fisik yang terukur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang