Penulis
Narasumber yang dihadirkan dalam lokakarya ini bukan berasal dari kalangan teoritikus, melainkan para pelaku usaha mikro mitra Bank Indonesia asal Jawa Barat dan Jawa Timur yang telah berhasil menembus pasar ekspor secara mandiri.
Pendiri Dama Kara asal Jawa Barat, Nurdini Prihastiti, membagikan data empiris mengenai strategi optimalisasi pemasaran digital produk siap pakai yang sukses mengintegrasikan nilai sosial dengan melibatkan anak berkebutuhan khusus dalam proses desain.
Sementara itu, CEO PT Sari Bhuwana Nusajaya (Aranaspice), Sri Astutik, memaparkan rantai pasok komoditas rempah alami miliknya yang kini mampu memenuhi standardisasi keamanan pangan di berbagai belahan dunia.
Langkah peningkatan kelas UMKM ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026, yang terintegrasi dengan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) serta Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya