NUSANTARA, KOMPAS.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN pada Senin (17/08/2026).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan pelaksanaan upacara, termasuk akomodasi peserta yang mengikuti persiapan sebelum pelaksanaan upacara.
"Saya kira sekitar Rp 2 miliaran (Rp 2 miliar lebih sedikit)," ujar Basuki.
Menurut dia, peserta upacara harus menginap di IKN selama menjalani pelatihan. Pelatihan tersebut melibatkan Paskibraka, TNI, dan Brimob.
"Karena untuk peserta upacara yang harus menginap di sini, training-nya dua minggu dari Paskibra, TNI, Brimob," kata Basuki.
Basuki mengatakan, pelaksanaan rangkaian peringatan HUT RI di IKN juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra dan sponsor.
Dia menyebut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai salah satu pihak yang memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain itu, terdapat pula doorprize dalam rangkaian kegiatan.
"Beberapa sponsor seperti dari Bank Mandiri, kerja sama yang baik, terus ada doorprize, para mitra," ujar Basuki.
Selain upacara, rangkaian peringatan HUT RI di IKN juga diisi berbagai kegiatan, termasuk Pekan Olahraga Seni Nusantara (Porsentara) yang tahun ini memasuki pelaksanaan kedua.
Basuki menambahkan, anggaran untuk kegiatan Porsentara relatif lebih kecil dibandingkan anggaran untuk pelaksanaan upacara.
"Kalau untuk Porsentara kami agak kecil, tapi yang untuk upacara yang tari kolosal kan pasti kita harus menyiapkan sarana dan prasarananya," katanya.
Rangkaian peringatan HUT RI di IKN sejalan dengan tema persatuan dan inklusivitas. Menurut dia, seluruh kelompok masyarakat perlu mendapat ruang dalam rangkaian kegiatan di IKN.
"Saya kira sesuai dengan temanya, kita ini bersatu kan, jadi inklusif semua masyarakatnya, baik masyarakat adat, disabilitas, perempuan, semuanya harus inklusif untuk meningkatkan kesetaraan," ujar Basuki.
Peringatan HUT RI di IKN juga diisi Merdeka Night Run yang diikuti lebih dari 3.000 orang dan ditutup dengan hiburan.
Dalam peringatan HUT RI tahun ini, Basuki juga mengenakan baju adat Kutai Kartanegara (Kukar). Ia mengatakan, pada tahun sebelumnya dirinya mengenakan baju adat Paser.
"Ini baju Kukar ya, tahun lalu kami pakai Paser. Jadi, yang sederhana saja," kata Basuki.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.