Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Tamu Undangan HUT Ke-79 RI di IKN 1.380 Orang

Kompas.com, 22 Juli 2024, 19:09 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang akan dikonsentrasikan di Ibu Kota Nusantara (IKN), kurang dari tiga pekan lagi.

Berbagai persiapan pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2024 menyangkut komunikasi, sinergi, dan koordinasi pun terus dilakukan secara intensif.

Termasuk rapat yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) yang diikuti secara daring oleh Polda Kaltim, Senin (22/7/2024).

Kepala Biro Operasi Polda Kaltim Kombes Pol Dedi Suryadi mengatakan, jumlah tamu undangan yang akan mengikuti perhelatan tahunan HUT RI sebanyak 1.380 orang.

Baca juga: Bilah Terakhir Sayap Garuda Kantor Presiden di IKN Tuntas Terpasang

"Oleh karena itu, Polda Kaltim bersama Kodam VI Mulawarman akan melakukan pengawalan transportasi untuk memastikan kelancaran mobilisasi dari kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib," tutur Dedi.

Sebelumnya, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim AKBP Mohammad Roni Mustofa memastikan pengamanan rute yang akan dilalui oleh tamu undangan dan peserta upacara.

Untuk rute keberangkatan tamu VIP, VVIP, dan masyarakat undangan, akan melewati Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, dan Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung.

"Kemudian melewati Jembatan Pulau Balang, Simpang Rico, Simpang Pemaluan, dan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat, kami drop di sana," terang Roni, di Balikpapan, Kamis (4/7/2024).

Baca juga: 29 Juli, Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai Diuji, Ini Spesifikasinya

Dia juga menjelaskan, pada setiap rute yang dilewati, ada persimpangan-persimpangan yang rawan kepadatan (crowded).

Hal itu akan ditangani Polda Kaltim dengan cara memecah jumlah personel, baik anggota Kepolisian Lalu Lintas, anggota Sabhara, maupun Dinas Perhubungan.

Polda Kaltim telah memetakan seluruh rute keberangkatan, dan juga kepulangan tamu VIP, VVIP, dan masyarakat undangan.

Sedangkan untuk masyarakat umum yang ingin menyaksikan upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia akan dikoordinasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Mereka akan ditempatkan di titik-titik tertentu yang lokasinya sudah ditentukan.

Adapun untuk pembatasan kendaraan roda empat dan roda enam akan dilakukan mulai H-3 jelang 17 Agustus 2024.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau