Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Balikpapan Jelang Pilkada 2024, 536.475 Surat Suara Mulai Disortir

Kompas.com, 29 Oktober 2024, 18:59 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang digelar serentak pada tanggal 27 November 2024, terus dipersiapkan dengan matang.

Termasuk logistik Pilkada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebanyak 536.457 surat suara mulai disortir dan dilipat oleh tim penyortir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Selasa (29/10/2024).

Hari pertama proses pelipatan dan penyortiran surat suara yang dilaksanakan di Gudang KPU, Jalan Alam Baru Somber, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, ini juga disaksikan oleh Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Balikpapan Agus Sudirman.

Baca juga: Ada IKN, Pilkada Balikpapan Diharapkan Hasilkan Pemimpin Berkualitas

Ketua KPU Balikpapan Prakoso Yudho Lelono menuturkan, jumlah surat suara yang disortir disimpan dalam 268 boks x 2000 lembar atau 536.000 lembar, kemudian 1 boks x 475 lembar atau 475 lembar.

"Dengan demikian, total keseluruhan surat suara sebanyak 536.475 lembar," ungkap Yudho.

Surat suara yang dilipat dan disortir mencakup surat suara calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan serta calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Timur.

Para petugas penyortir yang berjumlah 90 orang ini diutamakan warga setempat Kecamatan Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat. Alasannya, proses penyortiran dan pelipatan surat suara membutuhkan waktu yang cepat.

"Jarak dan waktu jadi pertimbangan kami," ucap Yudho.

Adapun target penyortiran dan pelipatan surat suara dilaksanakan dalam rentang waktu 5 sampai 7 hari.

Baca juga: BFF Digelar, Jalan Balikpapan Menjadi Barometer Perfilman Indonesia

Bila ditemukan surat suara yang mengalami kerusakan, robek, berlubang, dan terkena noda tintas, harus dipisahkan untuk mencegah adanya kesalahan dalam pemungutan dan penghitungan suara.

Dia menegaskan, KPU Balikpapan berkomitmen memastikan seluruh tahapan Pilkada 2024 berjalan sesuai standar operasional, sehingga hasil pemilihan berkualitas dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Hal senada dikatakan Komisioner Bawaslu Kota Balikpapan Agus Sudirman bahwa pengawasan terhadap proses sortir dan lipat surat suara ini menjadi prioritas utama Bawaslu.

“Fokus utama kami memastikan petugas sortir mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan dan mengikuti prosedur dengan cermat,” ujar Agus.

Dalam pengawasan ini, Bawaslu menerapkan indikator ketat untuk memastikan kelancaran proses. Terutama terkait kualitas fisik surat suara.

Baca juga: Sandar di Balikpapan, KRI Bima Suci Terbuka Dikunjungi Warga

Terdapat dua kategori surat suara yang menjadi perhatian yaitu surat suara rusak yang tidak bisa digunakan dan surat suara cacat produksi namun masih layak pakai.

“Apabila kesalahan tersebut tidak diindahkan setelah teguran, kami akan mencatatnya dalam Form pengawasan untuk dikaji lebih lanjut di internal. Kami memiliki prosedur tindak lanjut agar kejadian serupa tidak terulang,” tuntas Agus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau