Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Genjot Partisipasi Pemilih, Ketua DPRD Kaltim Usul Pembagian Suvenir

Kompas.com, 13 November 2024, 17:54 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas'ud mengusulkan pemberian suvenir atau cendera mata bagi warga yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

Pemberian suvenir ini diharapkan bisa menjadi daya tarik yang mendorong masyarakat lebih antusias berpartisipasi dalam Pilkada 2024 serentak pada tanggal 27 November 2024.

Baca juga: Mahulu, Satu-satunya Kabupaten di Kaltim dengan Logistik Pilkada Paling Siap

"Saya juga ingin meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024," ujar Hasanuddin usai menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Kalimantan Timur, di Balikpapan, Rabu (13/11/2024).

Selain itu, dia menilai pemberian suvenir dapat membawa kesan khusus kepada pemilih, lebih dari sekadar sosialisasi dan edukasi.

Menurutnya, negara lain atau daerah lain memberikan insentif kepada masyarakat yang datang ke TPS berupa produk dengan kekhasan lokal yang dihasilkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti kaus bermotif tradisional atau suvenir lainnya.

Ide ini tidak hanya memberi kenang-kenangan bagi pemilih, tetapi juga mendukung ekonomi kreatif setempat.

Hasanuddin mengharapkan usulnya dapat menarik perhatian pemerintah daerah dan KPUD penyelenggara pemilu untuk mempertimbangkan implementasi insentif bagi para pemilih.

Baca juga: Ada 43 Perkara Pelanggaran Pilkada Kaltim, Didominasi Netralitas ASN

Dengan pemberian suvenir ini, masyarakat akan merasa lebih dihargai atas kontribusinya dalam membangun demokrasi, sekaligus meningkatkan angka partisipasi pemilih yang signifikan di Kalimantan Timur.

Dalam catatan KPUD Kaltim, target tingkat partisipasi pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif lalu sebanyak 77,5 persen. Namun, angka ini terlampaui menjadi 79,81 persen.

"Itu merupakan keberhasilan kita bersama, buka cuma keberhasilan KPUD maupun Bawaslu karena kami meyakini bahwa Pilkada serentak ini kamu tidak bisa melaksanakan sendiri, kami tidak bisa bekerja sendiri," ungkap Ketua KPUD Kaltim Abdul Qayyim Rasyid.

Untuk itu, dia mengapresiasi TNI, Polri, Pemprov Kaltim, DPRD Provinsi Kaltim, serta jajaran Pemprov Kaltim dan Pemda Kabupaten/Kota.

Qayyim juga berterima kasih kepada para camat, karena peran dan kontribusinya yang penting dalam konsolidasi dan sosialisasi untuk menggenjot tingkat partisipasi.

Baca juga: Polda Kaltim Ungkap 3,2 Kilogram Sabu, Selamatkan 12.000 Jiwa

Terkait dengan logistik Pilkada, peranan Polda Kaltim juga diakui Qayyim sangat krusial. Oleh karena itu, KPUD Kaltim akan menduplikasinya.

Sedangkan terkait dukungan sumber daya manusia (SDM), KPUD Kaltim sudah melantik anggota KPPS untuk 6.274 TPS.

Jumlah TPS ini menurun, tetapi DPT-nya naik. Sebelumnya, pada Pemilu serentak 2024 jumlah DPT mencapai 11.441, sedangkan untuk DPT Pilkada serentak bertambah sekitar 42.000.

Jadi total DPT 2.821.202 pemilih, sedangkan jumlah TPS-nya menjadi 6.274 dari sebelumnya 11.441 TPS atau ada pengurangan 5.240 TPS.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau