Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Potensi besar produksi kopi luwak di Desa Perangat, Kalimantan Timur (Kaltim), menarik perhatian Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Yandri turun langsung menanam hingga memetik biji kopi bersama aparat desa setempat dan BUMDes Mekar Jaya.
Jenis kopi yang dipanen merupakan biji kopi luwak Librika yang menjadi produk unggulan Desa Prangat Baru.
"Tadi barusan panen kopi luwak yaitu kopi librika dan sekarang kita juga menanam. Kopi di desa ini sangat potensial, peminatnya banyak, digerakkan oleh BMUDes," ujar Yandri di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2024).
Baca juga: Menteri Yandri Serahkan 67 Alat Berat dari BUMDes ke Warga Desa Tepian Langsat Kaltim
Yandri berharap, kebun kopi yang dikelola BUMDes ini akan semakin luas dengan nilai ekspor yang mumpuni.
Kementerian Desa PDT pun siap membantu pemasaran kopi, sehingga masyarakat tidak perlu kebingungan lagi saat hasil panen melimpah.
"Saya berharap perkembangan kebunnya semakin banyak, jadi kalau bisa ekspornya besar-besaran. Kita siap, Kemendes siap menyambungkan dengan pasar dunia," imbuhnya.
Harga kopi luwak yang terbilang mahal tentunya menjanjikan bagi para pemuda untuk kembali bertani ke desa.
Terlebih di kampung ini, seluruh proses pembuatan kopi hingga produk jadi dilakukan secara mandiri.
Baca juga: Paslon Gubernur Kaltim Rudi-Seno Unggul di Seluruh 6 Kecamatan Balikpapan
Ditambah lagi dengan kolaborasi pihak ketiga, yakni PT Pertamina (Persero) yang menyumbangkan mesin roasting hemat energi ke kelompok tani kopi luwak.
Hal ini kian mempermudah proses pengolahan biji kopi.
"Kopi luwak itu mahal, tadi saya dengar lima juta per kilogram. Saya kira luar biasa. Saya mengajak sarjana jangan pengangguran di kota, ayo kembali ke desa. Bangun desa, membangun Indonesia, desa terdepan untuk Indonesia," pungkas Yandri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang