Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kata Investor, "Timeline" Proyek-proyek di IKN Harus Realistis

Kompas.com, 21 Mei 2025, 10:15 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Intiland Development Tbk melalui PT Inti Kolaborasi Nusantara telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun, Intiland terlibat dalam tiga proyek strategis di IKN yang diresmikan melalui groundbreaking oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 12 Agustus 2024.

Proyek-proyek ini mencakup Grand Whiz Nusantara, Nusantara Quarter, dan Royale Nusantara Golf Resort & Residence, yang dirancang untuk mendukung visi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan (sustainable forest city).

Baca juga: Pengembang Minat Investasi di IKN, Tunggu Pemindahan ASN

Namun, hingga kini Intiland belum dapat merealisasikan proyek-proyek tersebut karena belum ada kejelasan dan kepastian bisnis.

Menurut Presiden Direktur PT Inti Kolaborasi Nusantara Theresia Rustandi, saat ini Intiland masih dalam tahap proses perizinan untuk memastikan kelancaran pembangunan.

Tim Intiland telah menyerahkan dokumen Feasibility Study (FNS) kepada Otorita IKN untuk evaluasi lebih lanjut. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan regulasi. 

Oleh karena itu, Theresia menekankan pentingnya lini masa (timeline) yang realistis untuk proyek-proyek di IKN.

Meskipun groundbreaking telah dilakukan, riset pasar dan kajian mendalam diperlukan untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca juga: Rusun ASN di IKN Hampir Rampung 100 Persen

Terkait tenggat waktu pelaksanaan pembangunan 18 bulan sejar groundbreaking yang ditetapkan Otorita IKN, Theresia menegaskan optimisme perseroan sebagai investor awal, memiliki kejelasan dan kompetensi untuk memenuhi target ini, sehingga risiko penyitaan lahan minim.

Lebih jauh Theresia menjelaskan, sebagai investor awal, Intiland telah membangun kepercayaan (trust) dengan pemerintah dan pemangku kepentingan. Kejelasan proses bisnis dan komitmen terhadap pembangunan IKN menjadi modal utama.

“Kami sebagai investor awal, bahwa ada trust di situ ya, sehingga semestinya prosesnya bisa didukung agar lebih smooth," ungkap Theresia menjawab Kompas.com, Senin (19/5/2025).

Tiga Proyek Intiland di IKN

Intiland sender berpartisipasi mengembangkan tiga proyek jumbo di IKN, dengan rincian sebagai berikut:

Grand Whiz Nusantara 

Kawasan mixed-use seluas 0,72 hektar yang mengintegrasikan 50 unit serviced apartment, 50 unit hotel, perkantoran, area ritel, gym, kolam renang, serta fasilitas food and beverage

Mengadopsi sesain ramah lingkungan dengan bukaan fasad untuk sirkulasi udara dan pencahayaan alami, serta tanaman sebagai shading untuk kenyamanan termal. 

Proyek ini dirancang untuk mendukung kebutuhan akomodasi dan gaya hidup modern di IKN.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau