Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lahan 1,27 Hektar IKN Akan Dibangun RM Sederhana dan Perkantoran

Kompas.com, 28 Agustus 2025, 16:00 WIB
Add on Google
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Vitka Delifood resmi akan memanfaatkan lahan seluas 12.713 meter persegi atau sekitar 1,27 hektar di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini ditandai lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Otorita IKN (OIKN) dengan PT Vitka Delifood terkait pengembangan lahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Baca juga: Rumah Makan Padang Sederhana Segera Hadir di IKN

Penandatanganan dilaksanakan di Menara Mandiri, Jakarta, dengan menghadirkan Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, dan Komisaris Utama PT Vitka Delifood, Asman Abnur, pada Rabu (27/08/2025).

Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk menghadirkan Rumah Makan (RM) Padang Sederhana sebagai salah satu ikon kuliner Nusantara yang telah terkenal di Indonesia.

Selain itu, lahan tersebut juga akan diperuntukkan bagi pembangunan perkantoran, lembaga riset, restoran, masjid, serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung ekosistem kehidupan dan aktivitas masyarakat di IKN.

Pembangunan tahap pertama (fase 1) oleh PT Vitka Delifood direncanakan akan dimulai pada kuartal IV tahun 2025.

Baca juga: Proyek Infrastruktur IKN yang Dikerjakan Kementerian PU Berakhir 2026

"Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadirkan kuliner Nusantara di IKN. Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat terwujudkan ekosistem kota di IKN,” ujar Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (28/08/2025).

Sementara Komisaris Utama PT Vitka Delifood Asman Abnur menyampaikan bahwa mereka merasa terhormat dapat menjadi bagian dari pembangunan IKN.

"Kehadiran RM Sederhana di IKN diharapkan dapat memberikan sajian kuliner khas yang sudah dikenal luas masyarakat," ucapnya.

Kolaborasi ini digadang bisa mencerminkan peran penting sektor swasta dalam mempercepat pembangunan IKN.

Investasi Masuk Rp 6,49 Triliun 

Sebelumnya, Basuki mengatakan bahwa ada investasi swasta murni dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masuk pada tahun 2025-2026 sebesar Rp 6,49 triliun.

Hal ini disampaikan Basuki dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/02/2025).

Berikut daftarnya:

  1. Universitas Negeri Surabaya (Kampus PSDKU) seluas 2,19 hektar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B dengan nilai investasi Rp 150 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025,
  2. PT Makmur Berkah Hotel (Hotel Bintang Lima Internasional) seluas 2,04 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 950 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025,
  3. PT Citadel Group Indonesia (Townhouse dan Mixed-use) seluas 2,17 hektar di ΚΙΡΡ 1Α dengan nilai investasi Rp 3,97 triliun yang akan dibangun pada tahun 2025,
  4. PT Vitka Delifood (Rumah Makan Padang Sederhana dan Momoo Juice) seluas 0,35 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 20 miliar yang akan dibangun pada tahun 2025, dan
  5. PT Puri Persada Lampung (Gedung Perkantoran) seluas 3 hektar di KIPP 1A dengan nilai investasi Rp 1,4 triliun yang akan dibangun pada Juli 2026.

"Ini yang baru kita proses sampai final sampai bulan Januari, ini pasti akan tambah terus," ucap Basuki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau