Di antaranya adalah Bendungan Sepaku Semoi, Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Intake Sepaku, dan Jembatan Pulau Balang.
Menyusul infrastruktur lainnya yang tengah diakselerasi konstruksi fisiknya adalah Pusat Pelatihan atau training center (TC) PSSI.
Ketua Umum PSSI yang juga Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, progres pembangunan TC PSSI menunjukkan progres signifikan.
Erick mengungkapkan, untuk fasilitas dukungan FIFA atau pembangunan Tahap I yang mencakup dua Lapangan, dua Gedung Asrama atau dormitory, dan Ruang Ganti atau changing room, sudah mencapai tahap 99 persen alias hampir tuntas.
"Sementara fasilitas dukungan dari Pemerintah yang meliputi dua Gedung Asrama, penataan kawasan atau Landscaping, Lapangan Multi Sport, Jalan Kawasan, dan Area Parkir tembus progres 50 persen," urai Erick dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).
Tahap I, pembangunan difokuskan pada lapangan rumput natural, lapangan rumput artifisial, asrama, dan ruang ganti pemain.
Untuk asrama Tahap I, total kapasitasnya sebanyak 70 orang, terdiri dari 28 twin room untuk pemain, 10 single room untuk tim pelatih, dan 3 suite untuk pelatih kepala.
Selain itu, Kementerian PUPR juga tengah mengakselerasi konstruksi Tahap II.
"Rencananya, PSSI punya program membangun 8 TC," imbuh Basuki.
Dengan fasilitas bertaraf internasional, para pemain dan staf akan dapat berlatih dan berkembang di lingkungan yang mendukung, dilengkapi dengan infrastruktur terkini, serta program dan metodologi latihan terbaik.
Sesuai blue print, TC PSSI di IKN dirancang memiliki total delapan lapangan sepak bola, pusat rehabilitasi, dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya yang tidak hanya akan bermanfaat bagi tim nasional, namun juga masyarakat sekitar.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/02/201008287/tak-lama-lagi-training-center-pssi-tahap-i-di-ikn-tuntas-intip-progresnya