Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pastikan HUT RI di IKN Lancar, Polda Kaltim Simulasi Rute Lalin Tamu Undangan

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim AKBP Mohammad Roni Mustofa mengungkapkan, pelatihan (teori) dan simulasi digelar pada tanggal 6 dan 7 Agustus 2024.

"Kami akan memberikan pelatihan sebanyak 166 personel. Walaupun mereka sudah tahu, paham, dan ahli namun untuk meminimalisasi kesalahan, kami terus memberikan pelatihan dan simulasi," tutur Roni kepada Kompas.com, Rabu (7/8/2024).

Para personel ini juga akan menjalani simulasi pengamanan lalu lintas supaya benar-benar paham rute yang akan dilintasi para tamu VIP, VVIP maupun undangan lainnya.

Adapun untuk kendaraan pelaksanaan pengamanan lalu lintas ini, Polda Kaltim telah menyiapkan 70 unit.

"Kendaraan tersebut betul-betul kami cek. Mekanik dan bengkel memastikan kendaraan-kendaraan ini bisa beroperasi," imbuh Roni.

Para tamu VIP, VVIP, dan undangan ini akan ditempatkan di satu titik atau assembly point yakni Stadion Batakan, setelah mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Dengan menggunakan 115 bus, para tamu ini dikawal Polda Kaltim melintasi akses utama, Jalan Tol IKN sebagai jalur mobilitas satu-satunya. 

"Kami putuskan untuk menggunakan hanya satu akses utama yakni melalui Jalan Tol IKN. Hal ini karena akses lain yakni Samboja menuju Jalan Nasional Sepaku secara topografi sangat ekstrem, dan masih banyak warga yang beraktivitas," urai Roni.

Dari Stadion Batakan, para tamu diarahkan melalui Manggar, Balikpapan Timur, menuju Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau, dan Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung.

Kemudian melintasi Jembatan Pulau Balang, Simpang Rico, Simpang Pemaluan, dan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat, untuk selanjutnya seluruh tamu diturunkan di RW 54 persis di depan Memorial Park.

Dari Memorial Park, para tamu akan menggunakan trem otonom tanpa rel atau Autonomous Rail Transit (ART) melintasi Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan diturunkan di halte depan Lapangan Upacara.

Demikian halnya dengan rute kepulangan para tamu dengan skema serupa seperti keberangkatan, melalui Jalan Sumbu Kebangsaan untuk kemudian didrop di halte Memorial Park.

"Polda Kaltim telah memetakan seluruh rute keberangkatan, dan juga kepulangan tamu VIP, VVIP, dan masyarakat undangan," imbuh Roni.

Roni juga memastikan, pada setiap rute yang dilewati, ada persimpangan-persimpangan yang rawan kepadatan (crowded).

Hal itu akan ditangani Polda Kaltim dengan cara memecah jumlah personel, baik anggota Kepolisian Lalu Lintas, anggota Sabhara, maupun Dinas Perhubungan.

Sedangkan untuk masyarakat umum yang ingin menyaksikan upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia akan dikoordinasi oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Mereka akan ditempatkan di titik-titik tertentu yang lokasinya sudah ditentukan.

https://ikn.kompas.com/read/2024/08/07/085828987/pastikan-hut-ri-di-ikn-lancar-polda-kaltim-simulasi-rute-lalin-tamu-undangan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar