Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dengan Ketinting, Logistik Pilkada Sampai di Perbatasan Malaysia

Seperti yang terjadi di wilayah Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu, yang berbatasan langsung dengan Distrik Bukit Mabong, Sarawak, Malaysia.

Para petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan personel pengamanan Polres Mahakam Ulu bahu membahu bekerja sama mendistribusikan logistik Pilkada dengan menggunakan alat transportasi tradisional seperti perahu klotok dan ketinting.

Mereka harus menerjang Sungai Mahakam yang sedang pasang serta arus yang cukup deras.

Oleh karena itu, setiap kotak suara dilengkapi dengan pelampung darurat berupa jerigen untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama perjalanan.

Kapolres AKBP Anthony Rybok mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan logistik pemilu di tengah kondisi geografis yang sulit.

"Karena itu, kami mengambil langkah ekstra untuk memastikan kotak suara tiba dengan selamat, meskipun harus melalui medan yang berat,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Kompas.com, Senin (25/11/2024).

Ketua PPK Kecamatan Long Apari Teyang, turut mengawal pengangkutan logistik dengan menggunakan alat transportasi pribadinya.

Distribusi ini mencakup pengiriman kotak suara untuk pemilihan gubernur dan bupati, bilik suara, serta perlengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Proses distribusi dilakukan mulai pukul 14.45 WITA dari Kantor Sekretariat PPK Kampung Tiong Ohang menuju beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut.

"Kami bersyukur kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, berkat koordinasi yang baik antara petugas keamanan, PPK, Satpol PP, dan masyarakat setempat,” kata Teyang.

Kapolsek Long Apari Ipda Juan Higang pun menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

Seluruh proses distribusi berlangsung dengan tertib, di mana pengangkutan logistik dilakukan secara hati-hati untuk memastikan tidak ada kerusakan selama perjalanan.

“Kami mengingatkan para petugas agar terus waspada, mengingat medan yang cukup berisiko. Jika terjadi kendala di lapangan, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” tambah Juan.

Polres Mahakam Ulu memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan Pilkada 2024, mulai dari distribusi logistik hingga pelaksanaan pemungutan suara, demi menjamin keamanan dan kesuksesan pesta demokrasi ini.

Dengan sinergi yang kuat antara semua pihak, diharapkan Pilkada di Kabupaten Mahakam Ulu dapat berjalan lancar, aman, dan damai hingga selesai.

https://ikn.kompas.com/read/2024/11/25/184215387/dengan-ketinting-logistik-pilkada-sampai-di-perbatasan-malaysia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar