Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi yang dianggap lebih strategis dan berkelanjutan.
Seiring dengan rencana pemindahan ASN, pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dasar di IKN pun terus digeber.
Tujuannya adalah agar semua fasilitas siap untuk mendukung kehadiran ASN di ibu kota baru Indonesia tersebut.
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mohammad Zainal Fatah, pemindahan ASN masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
"Belum tahu. Nanti, kita tunggu perintah dari KemenPAN-RB," ungkap Zainal usai acara peresmian gedung baru Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, Jumat (10/1/2025).
Meskipun demikian, terdapat beberapa infrastruktur yang masih perlu ditambahkan dan dirapikan.
Contohnya, di bidang Cipta Karya, masih diperlukan fasilitas air minum, peningkatan kapasitas Multi-Utility Tunnel (Terowongan Multi Utilitas), serta akses jalan menuju Bandara IKN.
Zainal menambahkan, perapian tersebut diupayakan selesai pada periode Lebaran tahun 2025.
"Oh iya nih, secepatnya kita rapikan," tutup Zainal.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo juga mengaku belum mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pemindahan ASN ke IKN.
"Kami menunggu arahan presiden lewat PAN-RB, selama ini belum ada aba-aba dari Bu MenPAN (RB)," tandas Dody saat ditemui di kantin Kementerian PU, Jakarta, pada Jumat (13/12/2024).
Ia menyatakan, pemindahan ASN akan segera dilaksanakan apabila sudah mendapatkan restu dari Prabowo.
Kondisi ini menandakan bahwa meskipun banyak persiapan yang dilakukan, keputusan akhir tetap bergantung pada arahan dari pemerintah pusat.
Lepas dari itu, pemindahan ASN ke IKN akan menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi pembangunan yang lebih merata dan efisien di Indonesia.
https://ikn.kompas.com/read/2025/01/11/053000187/asn-pindah-ke-ikn-apakah-infrastrukturnya-sudah-siap-