Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Dukung Penuh, Jakarta Siap Jadi Pionir Pembangunan IKN

Kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk mewujudkan kota modern dan berkelanjutanyang diimpikan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani menegaskan, DPRD DKI Jakarta siap berkolaborasi penuh dengan Pemprov DKI dalam program-program yang selaras dan mendukung kegiatan pemerintah pusat terkait IKN.

"Yang pasti, DPRD mendukung langkah-langkah pemprov dalam program yang selaras dan men-support kegiatan-kegiatan dari pusat," kata Rany di Jakarta, Senin (16/5/2025).

Pernyataan ini disampaikan saat menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan penting antara Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD-nya, seperti PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Perumda Pasar Jaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan BUMN PT Bina Karya (Persero).

Rany berharap Jakarta dengan kedekatannya dengan pemerintah pusat, dapat searah, sejalan, dan solid demi percepatan pembangunan di Jakarta yang juga menunjang percepatan pembangunan nasional, terutama di IKN.

Dampak positif diharapkan akan terlihat pada infrastruktur, pelayanan publik, dan ekonomi.

Sinergi BUMD DKI Jakarta untuk IKN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmen penuh Pemprov DK Jakarta dalam mendukung pembangunan IKN.

Ini dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama PT Bina Karya (Persero) di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta.

Kerja sama strategis ini melibatkan tiga BUMD DK Jakarta, yaitu PT Jakpro, PT Transjakarta, dan Perumda Pasar Jaya, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta.

Pramono secara tegas meminta seluruh jajaran direksi BUMD yang terlibat untuk memberikan dukungan penuh kepada PT Bina Karya (Persero).

"Pemerintah Jakarta memberikan dukungan sepenuhnya untuk kelancaran keberlangsungan pembangunan yang ada di IKN," tegas Pramono.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat, menjelaskan bahwa lingkup kerja sama ini sangat luas, mencakup:

  • Peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan sampah
  • Peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan infrastruktur
  • Peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan transportasi
  • Peningkatan kompetensi dan kajian pengelolaan pasar

Tidak hanya itu, Syaefuloh juga mengungkapkan potensi kolaborasi jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan dukungan lebih lanjut atas pembangunan IKN.

Potensi ini meliputi sektor-sektor krusial seperti pengelolaan air bersih, pengelolaan air limbah, energi, pangan, hingga pariwisata.

https://ikn.kompas.com/read/2025/06/16/231013387/dukung-penuh-jakarta-siap-jadi-pionir-pembangunan-ikn

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com