Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bandara VVIP Siap Beroperasi Penuh, Konektivitas IKN Semakin Terdepan

Ini menjadi tonggak penting dalam mempersiapkan konektivitas terbaik untuk aktivitas pemerintahan dan kunjungan kenegaraan di ibu kota baru Indonesia.

Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, mengungkapkan bahwa progres sisi darat Bandara VVIP IKN sudah tuntas sepenuhnya.

Ini berarti fasilitas vital seperti terminal VVIP dan VIP, menara Air Traffic Control (ATC), kantor administrasi, hingga bangunan peribadatan telah selesai.

"Sementara itu, progres sisi udara Bandara VVIP per 23 Juli 2025 sudah mencapai 99,50 persen," ujar Danis kepada Kompas.com, Kamis (31/7/2025).

Hal senada dikemukakan EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Adjib Al Hakim bahwa konstruksi sisi darat telah rampung 100 persen dengan standar terbaik.

Oleh Karena itu, Hutama Karya mendukung kesiapan pengoperasian bandara ini yang kewenangannya ada di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"Tentunya, operasional Bandara VVIP IKN ini untuk memperkuat konektivitas serta aktivitas pemerintahan di IKN mendatang," imbuh Adjib.

Perubahan Status

Terkait operasional Bandara VVIP IKN ini, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan perubahan status yang telah disetujui oleh DPR RI menjadi Bandara Umum.

Perubahan ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang dari wilayah Kalimantan bagian barat seperti Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan sekitarnya.

Selain Bandara VVIP, pembangunan infrastruktur lain di IKN juga menunjukkan kemajuan signifikan.

Progres Istana Wakil Presiden (Wapres) yang meliputi Istana dan Kantor Wapres, Gedung Kediaman Wapres, Pendopo Kediaman Wapres, Mess Paspampres, Gedung Parkir, Gedung Penunjang, dan Lanskap Kawasan, telah mencapai 49,24 persen per 23 Juli 2025.

Fungsional

Beberapa infrastruktur kunci lainnya bahkan sudah terbangun dan fungsional, siap mendukung aktivitas di IKN, di antaranya Plaza Seremoni, Kantor Otorita IKN, Kompleks Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko), Embung MBH, dan dua Hotel (Swissotel Nusantara dan Qubika Nusantara).

Percepatan pembangunan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai kota masa depan yang modern, berkelanjutan, dan terkoneksi.

Dengan rampungnya Bandara VVIP, IKN selangkah lebih dekat untuk menjadi pusat pemerintahan baru yang efisien dan berkelas dunia.

https://ikn.kompas.com/read/2025/07/31/154752987/bandara-vvip-siap-beroperasi-penuh-konektivitas-ikn-semakin-terdepan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com