Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN Bukan Lagi Kota Hantu, Okupansi Hotel Terus Meningkat

Qubika Boutique Hotel Nusantara, salah satu hotel pionir di kawasan tersebut, menunjukkan tren okupansi yang terus meningkat.

Puncak lonjakan ini bahkan diproyeksikan terjadi pada awal September 2025, saat acara lari Nusantara Seven Run digelar.

General Manager Qubika Boutique Hotel Nusantara, Rizal Murdiansyah, mengatakan bahwa hotelnya akan menggelar Nusantara Seven Run, sebuah ajang lari sejauh tujuh kilometer yang akan melewati Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), termasuk jalur di sekitar Istana Presiden.

Acara yang telah mengonfirmasi 1.300 peserta ini diproyeksikan akan mengisi hotel hingga 100 persen pada 6-7 September mendatang.

"Hampir 80 hingga 90 persen peserta luar kota menginap di sini," ujar Rizal dikutip Kompas.com, Minggu (31/8/2025).

Strategi di Tengah Pembangunan IKN

Nusantara Seven Run adalah bagian dari strategi manajemen hotel untuk memperkenalkan IKN kepada masyarakat luas, sekaligus mempromosikan pariwisata dan gaya hidup sehat.

Antusiasme yang tinggi dari peserta, sebagian besar dari Balikpapan dan Samarinda, menunjukkan daya tarik IKN sebagai destinasi baru.

Sejak beroperasi, Qubika Hotel memang menunjukkan pertumbuhan yang positif. Tingkat hunian yang semula hanya 30 persen pasca-Idul Fitri, terus meningkat hingga mendekati 50 persen pada Juli 2025.

Dengan berbagai acara besar yang kerap digelar di IKN, Rizal optimistis okupansi bisa menembus 60 persen dan terus meningkat.

Konsep Ramah Lingkungan Jadi Daya Tarik Utama

Qubika Hotel tidak hanya menjual kamar, tetapi juga konsep yang sejalan dengan visi IKN.

Dengan desain eco-friendly dan industrial, hotel ini dibangun menggunakan 206 kontainer yang disusun secara artistik. Interiornya juga dilengkapi void indoor garden yang memberikan kesan alami dan sejuk.

Dengan fasilitas lengkap seperti ballroom, ruang meeting, kolam renang, dan restoran, Qubika Hotel mampu melayani berbagai segmen tamu, mulai dari pebisnis yang datang untuk rapat hingga keluarga yang ingin berlibur.

Para tamu yang datang pun sangat beragam, tidak hanya dari internal IKN, tetapi juga dari kota-kota besar di Kalimantan dan luar pulau, didominasi oleh kalangan pemerintahan dan korporasi.

https://ikn.kompas.com/read/2025/08/31/073119187/ikn-bukan-lagi-kota-hantu-okupansi-hotel-terus-meningkat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com