Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Investor Kazakhstan Ramai-ramai Lirik IKN, 5 Teken Komitmen Awal

Kali ini, giliran 15 calon investor dari Kazakhstan yang menjajaki potensi investasi di IKN.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk menjadikan Astana, ibu kota Kazakhstan yang berusia 28 tahun, sebagai model bagi pembangunan IKN.

Dikutip Kompas.com, Senin (1/9/2025), Duta Besar RI untuk Kazakhstan, Fadjroel Rachman, memimpin langsung pertemuan hybrid ini.

Kolaborasi ini tak lepas dari kerja sama Sister City yang telah ditandatangani oleh IKN dan Astana pada tahun 2023.

Fadjroel optimistis kemitraan ini akan membawa hasil nyata, terutama setelah beberapa investor menunjukkan minat serius.

LoI dan MoU

Dari 15 investor yang datang, lima di antaranya telah menyampaikan Letter of Intent (LoI), menunjukkan komitmen awal mereka.

Bahkan, salah satu perusahaan konstruksi multinasional terbesar di Kazakhstan, BI Group, sudah lebih dulu menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan IKN.

Sektor yang diminati pun beragam, mulai dari konstruksi, transportasi, IT, kecerdasan buatan, hingga solusi kota pintar.

Executive Advisory Sergek Group, Dalbir Singh, secara khusus menyampaikan keinginannya untuk segera membahas detail investasi mereka secara tatap muka.

"Kami berharap bisa mendapat waktu khusus untuk membahas lebih lanjut secara one-on-one terkait komitmen investasi kami," ungkap Dalbir.

Insentif

Direktur Investasi Otorita IKN, Lazuardi Nasution, menegaskan bahwa IKN menawarkan berbagai insentif dan kemudahan berusaha bagi para investor.

"Ini menjadi peluang besar bagi para investor dalam dan luar negeri untuk berlomba-lomba mengambil peran dan berkontribusi dalam pembangunan kota masa depan Indonesia," jelasnya.

Optimisme ini juga didukung oleh data kunjungan IKN yang terus melonjak, mencapai lebih dari 495.000 kunjungan sejak September 2024 hingga Juni 2025.

Angka ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik dan minat terhadap proyek ambisius ini.

Dengan semakin masifnya keterlibatan investor internasional, IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga ekosistem investasi global yang dinamis.

Kolaborasi strategis ini akan mempercepat terwujudnya kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan IKN sebagai simbol Indonesia Emas 2045.

https://ikn.kompas.com/read/2025/09/01/113838987/investor-kazakhstan-ramai-ramai-lirik-ikn-5-teken-komitmen-awal

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com