PT PP (Persero) Tbk (PTPP), pelaksana konstruksi mengeklaim proyek ini telah mencapai realisasi 16,43 persen, lebih tinggi dari target awal 12,10 persen.
Menurut Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras tim dan penerapan inovasi teknologi modern.
"Kami berkomitmen untuk menghadirkan hasil terbaik bagi masyarakat dan bangsa," ujar Joko dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kompas.com, Senin (8/9/2025).
Proyek Strategis
Proyek senilai Rp 3,75 triliun ini dijadwalkan rampung pada 25 Maret 2026.
Kehadiran jalan tol ini akan menjadi jalur penghubung penting yang mempersingkat waktu tempuh antara Bandara Sepinggan, Balikpapan, dan IKN, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
Untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan efisien dan presisi, PTPP mengimplementasikan beberapa teknologi mutakhir.
Seperti, fotogrametri digunakan untuk pemetaan dan meningkatkan akurasi pengukuran lapangan.
Kemudian, hydraulic pile breaker mempercepat proses konstruksi fondasi dengan hasil yang lebih akurat.
Selain inovasi, proyek ini juga memiliki keunikan tersendiri. Jalan tol ini akan memiliki jembatan dengan jembatan bentang utama box girder beton melengkung, yang dibangun dengan sistem balanced cantilever.
Struktur ini diproyeksikan akan menjadi salah satu ikon rekayasa konstruksi di jalur tol menuju IKN.
https://ikn.kompas.com/read/2025/09/08/235407087/ptpp-percepat-pembangunan-tol-penghubung-bandara-ikn