Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jepang Kepincut IKN, Otorita Arahkan Investasi Hijau Berkelanjutan

Kunjungan ini bukan sekadar penjajakan biasa, melainkan cerminan serius dunia usaha Jepang untuk menanamkan modal di proyek ibu kota baru Indonesia.

Delegasi yang dipimpin oleh CEO & Chairman Kanzaki Industry Corp, Tsuru Katsuya, secara terbuka menyatakan ketertarikannya pada visi jangka panjang IKN sebagai kota yang mengatasi tantangan perkotaan modern.

"Dari perspektif kami di Jepang yang menghadapi tantangan kepadatan di wilayah metropolitan, pembangunan Ibu Kota Nusantara ini sangat menarik," ungkap Tsuru Katsuya, dikutip Kompas.com, Senin (27/10/2025).

Kunjungan langsung ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN memberikan gambaran yang lebih jelas, yang menurut Tsuru, dapat meningkatkan keyakinan dan semangat dunia usaha Jepang untuk berinvestasi.

Misi utama mereka adalah meninjau infrastruktur ekonomi, fasilitas transportasi, dan berbagai potensi lainnya sebagai bagian dari persiapan investasi masa depan.

Lebih dari Sekadar Pindah Ibu Kota

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan kembali komitmen IKN terhadap pembangunan hijau dan berkelanjutan.

Basuki menjelaskan bahwa pembangunan IKN dilakukan dalam fase yang terstruktur, Fase I dan II difokuskan pada pembangunan perkantoran pemerintahan dan perumahan (kawasan inti).

Sementara fase berikutnya, pengembangan meluas ke sembilan wilayah pembangunan yang mencakup beragam sektor ekonomi dan industri.

Basuki secara spesifik mengarahkan peluang investasi kepada delegasi JETRO untuk memprioritaskan industri yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

“Gambaran industrinya adalah industri yang clean and green, seperti agroindustri dan industri perikanan,” tegas Basuki.

Arah pengembangan industri bersih ini sangat menarik bagi Jepang, yang terkenal dengan teknologi maju dan komitmen tinggi terhadap inovasi ramah lingkungan.

Kesempatan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama konkret yang memanfaatkan teknologi Jepang untuk mewujudkan IKN sebagai kota modern dan berkelanjutan.

https://ikn.kompas.com/read/2025/10/27/145144187/jepang-kepincut-ikn-otorita-arahkan-investasi-hijau-berkelanjutan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com