Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Proyek Jumbo Swasta di IKN Dimulai Maret 2026, Ada Pakuwon dan Vasanta

Tiga pengembang besar, PT Pakuwon Jati Tbk, Vasanta Group, dan PT ARCS House Wisata Indonesia atau beken dengan sebutan Jambuluwuk Group, dikonfirmasi telah memasuki tahap Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Proyek hospitalitas dan komersial yang mereka bawa diproyeksikan mulai dibangun pada Maret 2026, menandakan komitmen investasi swasta murni di IKN telah mencapai fase implementasi.

Kepercayaan Investor Meningkat

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menuturkan, ketiga proyek yang dibangun investor swasta tersebut saat ini berada pada tahap akhir finalisasi desain untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

"Jika proses perizinan berjalan lancar sesuai jadwal, pembangunan fisik di lokasi tersebut direncanakan dimulai pada Maret 2026," ujar Basuki, Rabu (29/10/2025).

Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menambahkan, kepercayaan diri investor swasta meningkat pasca Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 diterbitkan, yang memberikan payung hukum dan mempercepat proses administrasi di bawah Otorita IKN.

"Desain sedang mereka matangkan ya. Kan memang harus mengacu pada Bangunan Gedung Hijau (BGH), dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) agar sesuai dengan semangat IKN sebagai smart forest city," imbuh Sudiro.

Terkait hal ini, Manager of Investor Relations at PT Pakuwon Jati Tbk Maria Theresia menegaskan  perusahaan tetap berkomitmen untuk merealisasikan sekaligus berpartisipasi membangun IKN.

"Kami tetap memegang komitmen untuk membangun superblok di IKN. Saat ini kami masih mematangkan desain. Karena merancang superblok butuh desain yang bagus. Tidak bisa sekali jadi," tegas Maria.

PT Pakuwon Jati Tbk, melalui anak perusahaannya PT Pakuwon Nusantara Abadi (PNA), berpartisipasi membangun IKN dengan investasi mencapai Rp 5 triliun.

Perusahaan akan mengembangkan proyek Pakuwon Nusantara, sebuah superblok megah yang berlokasi strategis di jantung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Proyek yang menempati lahan seluas 7,2 hektar ini dirancang sebagai kawasan mixed-use terintegrasi, menggabungkan berbagai fasilitas modern dalam satu area.

Konsep superblok ini meliputi Pakuwon Mall Nusantara dengan luas area yang dapat disewakan atau nett leasable area (NLA) mencapai 55.733 meter persegi.

Mal ini akan mengusung konsep sky terrace yang unik, menyatu dengan keindahan alam sekitar IKN.

Selain mal, terdapat dua menara kondominium yang berisi total 162 unit hunian premium.

Kemudian hotel bintang empat Four Points by Sheraton dengan 295 kamar, Tribute Portfolio by Marriott dan hotel Bintang lima Westin dengan total 234 kamar, menambah pilihan akomodasi berkualitas di IKN.

Selanjutnya 108 unit apartemen servis akan melengkapi pilihan hunian di Pakuwon Nusantara. 

Kehadiran Pakuwon akan menjamin adanya pusat perbelanjaan modern dan hunian vertikal terintegrasi yang sangat dibutuhkan oleh ASN dan ekosistem bisnis baru.

Pilihan Akomodasi

Sementara Vasanta Group melalui PT Sirius Surya Sentosa berencana membangun hotel pertama mereka di IKN dengan klasifikasi Bintang empat.

Lokasinya terletak tidak jauh dari Istana Negara. Pembangunan hotel ini merupakan hasil kerjasama antara Vasanta Group dengan PT Bina Karya (Persero) sebagai Badan Usaha Otorita (BUO), yang ditandatangani di Saumata 1 Office, Alam Sutera, Tangerang, Rabu (21/06/2023).

Direktur Eksekutif Vasanta Group Erick Wihardja melihat IKN sebagai a big milestone bagi Indonesia.

Kehadiran Vasanta akan memperkaya pilihan akomodasi dan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di IKN.

Adapun Jambuluwuk Group dikenal dalam segmen resor dan hospitalitas. Jambuluwuk akan melengkapi kebutuhan akomodasi yang lebih berorientasi pada gaya hidup dan relaksasi di tengah konsep smart forest city IKN.

Jambuluwuk Nusantara Hotel merupakan hotel bintang lima yang berkonsep modern dan Indonesian ethnic.

Dibangun dengan nilai investasi kurang lebih Rp 300 miliar, hotel dan resor ini akan memiliki kurang lebih 200 kamar.

Keberadaan brand-brand besar ini adalah jawaban atas kebutuhan populasi ASN dan traffic bisnis yang dijamin pemerintah akan hadir di IKN dalam beberapa tahun ke depan.

https://ikn.kompas.com/read/2025/11/02/140746387/proyek-jumbo-swasta-di-ikn-dimulai-maret-2026-ada-pakuwon-dan-vasanta

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com