Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, tahun ini menandai dimulainya Tahap II Pembangunan, di mana fokus bergeser dari infrastruktur dasar menuju penguatan fungsi kota sebagai "Ibu Kota Politik" dan pusat inovasi digital.
Tahun 2026 menjadi titik awal pembangunan kompleks kekuasaan negara di luar eksekutif.
Pembangunan ini mencakup 28 paket kerja sama dengan rincian 15 paket fisik dan 13 paket non-fisik.
Lembaga Kekuasaan
Infrastruktur Hunian Strategis: Menuju Populasi ASN yang Masif
Otorita IKN menargetkan penempatan ribuan ASN tambahan pada tahun 2026. Untuk mendukung hal tersebut, proyek hunian vertikal menjadi prioritas.
Hunian Vertikal TNI/Polri saat ini terlah mencapai progres 93,53 persen, dengan target penyelesaian 100 persen pada pertengahan tahun ini.
Rumah Susun ASN Tahap 2 sebanyak 15 paket fisik baru mulai dikerjakan untuk menampung lonjakan populasi yang diprediksi mencapai 1.200 hingga 3.000 jiwa penambahan baru tahun 2026.
Penyelesaian Kompleks Rumah Ibadah
IKN memposisikan diri sebagai wajah inklusivitas Indonesia. Dua proyek monumental yang menjadi sorotan adalah:
Masjid Negara dengan progres 90,91 persen. Masjid ini ditargetkan rampung total pada awal 2026. Memiliki kapasitas ribuan jemaah dengan desain kubah ikonik.
Basilika Fransiskus Xaverius Nusantara yang merupakan pertama di Indonesia telah mencapai progres 89,30 persen.
Berdasarkan target terbaru, Basilika akan selesai pada Februari 2026 dan direncanakan diresmikan secara kolektif Bergama rumah ibadah lainnya pada pertengahan tahun.
Pusat Ekonomi dan Layanan Dasar 100 Persen
Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun 2026 adalah tahun "aktivasi kota". Layanan dasar telah mencapai angka sempurna untuk mendukung kehidupan urban.
Di antaranya adalah:
Konektivitas dan Smart Transport
Konektivitas regional tahun ini ditargetkan menembus angka 95 persen. Saat ini baru encapai 79,92 persen.
Proyek yang dikebut antara lain Bandara Internasional Nusantara melalui optimalisasi rute penerbangan komersial setelah sukses melayani pendaratan pesawat kepresidenan dan Wapres (B737-900) pada akhir 2025.
Jalan Tol IKN Seksi 3A-3B & 5A mexlalui percepatan koneksi menuju Balikpapan untuk memangkas waktu tempuh menjadi hanya 45 menit.
Pendanaan dan Keberlanjutan
Pembangunan IKN 2026 didukung oleh struktur finansial yang kian mandiri. Berdasarkan data terbaru, total investasi yang masuk meliputi:
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa Indonesia telah melewati "point of no return".
Pembangunan tahun 2026 bukan lagi tentang "apakah bisa", melainkan "seberapa cepat" IKN dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa.
https://ikn.kompas.com/read/2026/01/01/225808587/daftar-megaproyek-ikn-yang-dikebut-tahun-ini