Setelah sukses melayani lebih dari 91.000 kendaraan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah kini membidik target baru: memfungsikan kembali jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menyambut lonjakan arus mudik Idul Fitri 2026 mendatang.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa infrastruktur IKN bukan sekadar proyek masa depan, melainkan sudah mulai memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat regional di saat-saat krusial.
Evaluasi Nataru Jadi Kunci Utama
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Wilan Oktavian, menegaskan, keputusan untuk membuka kembali Tol IKN pada masa Lebaran akan sangat bergantung pada evaluasi menyeluruh dari fungsionalsasi saat Nataru yang baru saja usai.
"Untuk fungsional Tol IKN nanti, kami akan koordinasikan kembali dengan Direktorat Jalan Bebas Hambatan (JBH) dan BBPJN Kalimantan Timur. Kami akan mengevaluasi bersama kebermanfaatannya selama fungsional Nataru lalu. Bila hasilnya mendukung, tentu akan kami upayakan untuk difungsikan kembali saat Lebaran," jelas Wilan kepada Kompas.com, Senin (5/1/2026).
Indikator kebermanfaatan tersebut mencakup kemampuan tol dalam mengurai kemacetan di jalur nasional KM 38 serta efisiensi waktu tempuh Balikpapan-IKN yang kini terpangkas menjadi hanya sekitar 45-60 menit dari sebelumnya yang mencapai 2 jam lebih.
Antusiasme Publik yang Masif
Senada dengan Wilan, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menyoroti antusiasme masyarakat yang luar biasa selama periode uji coba fungsional 16 hari sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Data menunjukkan total lebih dari 91.000 kendaraan melintasi jalur sepanjang 50,2 km tersebut, dengan rata-rata harian mencapai 4.000 hingga 5.000 kendaraan. Bahkan, pada puncak arus liburan, angka kunjungan menembus 6.000 kendaraan per hari.
"Masyarakat cukup antusias, selain ingin mencoba tol baru, akses ke IKN juga menjadi semakin dekat. Kami melihat operasional kemarin berjalan lancar tanpa kendala berarti, meskipun tetap ada catatan evaluasi untuk aspek keselamatan konstruksi," ujar Yudi.
Meskipun peluang pembukaan sangat besar, status Tol IKN saat ini masih dalam masa konstruksi intensif.
Hingga awal Januari 2026, progres fisik keseluruhan diperkirakan telah melampaui 80 persen. Beberapa langkah krusial yang sedang dilakukan sebelum Lebaran meliputi:
Pembukaan Tol IKN saat Lebaran bukan sekadar mempermudah pemudik, tetapi juga menguji daya tahan infrastruktur IKN terhadap volume beban kendaraan yang fluktuatif.
Keberhasilan operasional ini akan menjadi "karpet merah" menuju operasional penuh yang ditargetkan rampung Desember 2026.
Bagi masyarakat Penajam Paser Utara (PPU) dan Balikpapan, tol ini adalah solusi permanen untuk menghindari kemacetan horor di jalur konvensional yang sering terjadi setiap hari raya.
https://ikn.kompas.com/read/2026/01/05/133614287/pemerintah-upayakan-tol-ikn-dibuka-fungsional-saat-mudik-lebaran-2026