Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Warga Lokal IKN Bisa Kuliah Gratis di UB, Cek Syaratnya, Kuota Terbatas

Otorita IKN resmi menggandeng Universitas Brawijaya (UB) untuk memberikan beasiswa penuh bagi putra-putri daerah guna menempuh studi jenjang Strata 1 (S1).

Namun, jangan senang dulu, di balik iming-iming kuliah gratis ini, sederet persyaratan ketat dan kuota yang sangat terbatas menjadi tantangan nyata bagi para pelamar.

Program beasiswa tahun akademik 2026 ini mencakup dua rumpun ilmu utama: Ilmu Sosial dan Humaniora (FISIP UB) serta Rumpun Ilmu Pertanian.

Tidak hanya membebaskan biaya kuliah (UKT) selama 8 semester, penerima beasiswa juga akan dibebaskan dari Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Pembangunan SDM Lokal

Beasiswa ini adalah upaya Otorita IKN untuk memastikan warlok tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan ibu kota baru.

Melalui skema ini, pelamar diwajibkan membuat esai reflektif (1.000-2.000 kata) yang mengaitkan bidang studi pilihan dengan kontribusi nyata bagi IKN.

Misalnya, untuk program studi Sosiologi, pelamar diminta mengulas tema "Tetanggaku, Ibu Kotaku".

Sementara untuk rumpun pertanian, tema "Membangun Pertanian Cerdas di IKN" menjadi syarat mutlak.

Ini menunjukkan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi strategis untuk mencetak agen perubahan lokal.

Syarat Ketat

Berdasarkan dokumen resmi yang dirilis Otorita IKN, terdapat beberapa poin krusial yang harus diperhatikan calon pendaftar:

  • Pelamar wajib merupakan penduduk yang tinggal di wilayah deliniasi IKN, dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.
  • Terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024 hingga 2026. Siswa kelas XII harus memiliki nilai rapor rata-rata minimal 80,00 sejak semester 1 hingga 5.
  • Diutamakan berasal dari keluarga kurang mampu. Khusus untuk rumpun pertanian, diprioritaskan bagi anak dari keluarga yang berprofesi sebagai petani.
  • Pelamar wajib menandatangani surat pernyataan di atas meterai Rp10.000 untuk bersedia kembali dan mengabdi di IKN sebagai penyuluh swadaya atau pengusaha pertanian setelah lulus.
  • Pelamar belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa perkuliahan.

Kuota Sangat Terbatas

Untuk Rumpun Ilmu Pertanian (Agribisnis, Agroekoteknologi, dan Studi Kehutanan), kuota yang tersedia hanya satu penerima untuk masing-masing program studi.

Meskipun kuota untuk rumpun Sosial dan Humaniora (Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Hubungan Internasional, dll.) tidak disebutkan secara spesifik per prodi, kompetisi diprediksi akan sangat sengit mengingat besarnya minat masyarakat.

Bagi warga IKN yang berminat, perhatikan linimasa berikut agar tidak terlewat:

  •  Batas Akhir Pendaftaran Administrasi: 17 April 2026.
  •  Pengumuman Seleksi Administrasi: 22 April 2026.
  •  Tes Presentasi, Wawancara, & FGD: 4 hingga 8 Mei 2026 (berlokasi di Kantor Otorita IKN).
  • Pengumuman Akhir: 13 Mei 2026.
  • Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan s.id/FormulirPendaftaranBeasiswa untuk rumpun Sosial, atau melalui email direktorat_kp@ikn.go.id untuk rumpun Pertanian.

https://ikn.kompas.com/read/2026/03/10/160000287/warga-lokal-ikn-bisa-kuliah-gratis-di-ub-cek-syaratnya-kuota-terbatas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com