Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Transformasi Sistem Kesehatan, Balikpapan Gelar Health Conference 2024

Kompas.com, 15 April 2024, 08:39 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Disnkes) Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan menggelar Balikpapan Health Conference and Expo 2024 pada 9-11 Mei 2024 mendatang.

Perhelatan ini sebagai perwujudan Balikpapan sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN) yang harus bergerak melakukan percepatan transformasi sistem kesehatan.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Balikpapan Andi Sri Juliarty menuturkan, event ini akan banyak membahas tentang isu dan inovasi terkini bidang Kesehatan.

"Seperti pelayanan kesehatan, kesehatan masyarakat, pencegahan pengendalian penyakit, sumber daya kesehatan juga teknologi kesehatan," ungkap Andi, dikutip Kompas.com, Senin (15/4/2024).

Baca juga: Balikpapan Catat Rp 1,94 Triliun Realisasi Serapan Uang Kartal Periode RAFI

Menurutnya akan hadir sejumlah narasumber dan pakar di bidangnya masing-masing, baik dari dalam dalam negeri.

Mereka antara lain Menteri Kesehatan; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; dan Kepala BKKBN Pusat.

Rangkaian kegiatan mencakup seminar kesehatan, seminar umum, expo kesehatan, senam bersama, screening kesehatan, fashion show batik kaltim dan welcome dinner.

Andi menargetkan ekspo kesehatan ini dikunjungi 1.000 peserta, terutama sesi welcome dinner yang bakal berlangsung di BSSC Dome Balikpapan.

Sementara rangkaian seminar kesehatan akan berjalan paralel di empat ballroom hotel Jatra dan Astara.

Sementara untuk ekspo akan digelar di dua mal, yaitu di Pentacity dan dan Ewalk Balikpapan Super Block.

"Kami harap di sini akan ada transfer knowledge antara tenaga kesehatan di Kalimantan Timur dan di tingkat nasional maupun internasional," imbuhnya.

Baca juga: Papua Barat Akan Bangun Kantor Penghubung IKN di Balikpapan

Balikpapan akan mengekspos beberapa keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan di Kaltim.

Sehingga diharapkan selain berbagi, Pemerintah Kota Balikpapan maupun dari provinsi juga bisa mendapatkan informasi dari pihak-pihak yang hadir.

Nantinya juga akan ada sesi hands on, yaitu praktek bedah mulut dan penanganan HIV AIDS melalui praktek gigi dan mulut. Lalu ada satu sesi kegawatdaruratan pada pediatric atau anak-anak.

"Untuk umum kami juga akan melaksanakan pelatihan bantuan hidup dasar. Bagaimana menolong orang secara cepat, walaupun bukan tenaga kesehatan. Besok menangani orang pingsan. Mudah-mudahan bisa diikuti tim dari mal. Karena di sana ada sekuriti dan tenan-tenan," papar Andi.

Selain itu juga akan ada talk show yang menghadirkan narasumber dr. Lula Kamal dengan tema kesehatan generasi z, dr. Boyke pakar permasalahan reproduksi kata kesehatan ibu dan anak.

Baca juga: Balikpapan, Kota Pertama Uji Coba Platform Mobilitas Pintar Sergek

Lebih lanjut juga akan mengajak peserta yang berminat untuk melihat bagaimana kemajuan Puskesmas di Balikpapan, dalam menerapkan pola keuangan BLUD.

"Kami akan bawa berkunjung ke Puskesmas, diantaranya yang sudah terakreditasi Paripurna. Peserta juga akan kunjungan lama lengan pada RT yang telah menerapkan kawasan sehat tanpa rokok. seperti Sepinggan dan Lamaru," bebernya.

Tempat lain yang akan dikunjungi juga yaitu TPS Manggar. Karena merupakan tempat pemrosesan sampah yang telah memiliki prestasi secara nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau